Anies Beberkan Penyebab Rendahnya Serapan Anggaran Pemprov DKI

Iwan Supriyatna, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 04 Oktober 2018 | 21:20 WIB
Anies Beberkan Penyebab Rendahnya Serapan Anggaran Pemprov DKI
Anies Baswedan. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengakui pihaknya mengalami kendala sehingga penyerapan anggaran masih tergolong rendah. Meski demikian, Anies optimis bisa mengejar target penyerapan anggaran secara maksimal hingga akhir 2018.

Anies mengatakan, dalam proses penggunaan anggaran ada dua hal yang perlu dilakukan, yakni pekerjaan dan pembayaran. Namun, hingga kini beberapa proyek atau program yang dijalankan belum mencapai dua komponen itu.

"Memang siklusnya saja (penyerapan rendah), nanti InsyaAllah banyak. Jadi ada dua hal, satu adalah pekerjaan yang dijalankan kedua adalah pembayaran yang dilakukan. Jadi kita lihat dua-duanya," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2018).

Anies menjelaskan, dari hasil evaluasi yang telah dilakukan dari setiap program yang telah dijalankan belum dilakukan penagihan. Sehingga, belum dicatat sebagai pengeluaran dan dianggap belum ada penyerapan.

Oleh karenanya, pemantauan secara seksama akan dilakukan terhadap kedua komponen itu. Jika pekerjaan dan penagihan dijalankan dengan baik, maka bisa dipastikan Pemprov DKI bakal menyerap anggaran secara maksimal di tahun anggaran 2018 ini.

"Ini yang harus dipantau dua-duanya. Jadi Insyaallah pekerjaannya jalan, pengeluaran masuk otomatis tercatat sebagai serapan," ungkap Anies.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 dihadapan DPRD DKI Jakarta. Dari hasil laporan itu Anies menyampaikan serapan belanja daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga Juni 2018 baru mencapai 28,52 persen.

Anies mengatakan, dari rencana belanja daerah 2018 sebesar Rp 71,16 triliun, sampai akhir bulan Juni 2018 baru bisa direalisasikan sebesar Rp 20,29 triliun atau 28,52 persen. Masih ada sisa sekitar Rp 50 triliun lagi anggaran yang belum dibelanjakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serapan Anggaran Rendah, Dinas SDA akan Bebaskan Lahan Rp 1,8 T

Serapan Anggaran Rendah, Dinas SDA akan Bebaskan Lahan Rp 1,8 T

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 19:09 WIB

Balai Kota Jakarta Belum Siap Jadi Pusat Penggalangan Dana Gempa

Balai Kota Jakarta Belum Siap Jadi Pusat Penggalangan Dana Gempa

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 13:59 WIB

Anies Minta Gerindra - PKS Segera Kasih Nama Pengganti Sandiaga

Anies Minta Gerindra - PKS Segera Kasih Nama Pengganti Sandiaga

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 19:50 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×