Ratna Sarumpaet Pakai Dana Bantuan untuk Oplas, Ini Kata Sandiaga

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 04 Oktober 2018 | 22:21 WIB
Ratna Sarumpaet Pakai Dana Bantuan untuk Oplas, Ini Kata Sandiaga
Sandiaga Uno di Gedung Dompet Dhuafa, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ratna Sarumpaet diduga memakai dana bantuan kemanusiaan untuk membiayai operasi plastik (oplas) di Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Terkait hal itu, Sandiaga Uno memilih enggan berkomentar lebih jauh terkait adanya dugaan penyalahgunaan dana bantuan korban Danau Toba oleh Ratna Sarumpaet. Dirinya enggan terkecoh dengan isu di luar kampanye.

Sandiaga mengatakan bahwa persoalan penyelewangan dana yang dilakukan Ratna Sarumpaet bukanlah menjadi urusan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga.

Dirinya telah menyerahkan seluruh kewenangan pihak berwajib untuk menyelesaikan kasus berita bohong Ratna Sarumpaet.

"Itu bukan ranah tim pemenangan bukan ranah kami, kami serahkan kepada pihak yang berwenang untuk menangani ini," kata Sandiaga di Al Jazeerah Signature Restaurant & Lounge, Jalan Johar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2018).

Sandiaga menyatakan bahwa BPN Prabowo - Sandiaga harus mengembalikan fokusnya ke dalam isu utama kampanye. Dirinya enggan apabila BPN kembali terkecoh dengan isu-isu yang berkaitan dengan Ratna Sarumpaet.

Pasalnya, saat isu Ratna Sarumpaet dikeroyok hingga akhirnya aktivis HAM itu mengaku bahwa dirinya babak belur karena menjalani operasi plastik, beberapa isu utama di tengah masyarakat terlupakan.

Kata Sandiaga, pada saat itu nilai tukar rupiah dengan dolar Amerika Serikat tembus di atas Rp 15.000, kemudian adanya dorongan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak. Belum lagi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah masih perlu mendapat perhatian.

"Ini yang berharap kita kembali ke laptop kembali ke dua isu utama jangan kita terkecoh dengan kegiatan yang mengalihkan isu utama kita yaitu isu ekonomi," pungkasnya.

Untuk diketahui, polisi telah menemukan fakta baru terkait dugaan Ratna Sarumpaet memakai dana bantuan kemanusiaan untuk membiayai operasi plastik di Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, temuan dugaan penggunaan dana bantuan kemanusiaan untuk korban kapal karam di Danau Toba Sumatera Utara itu merupakan pengembangan dari kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet.

"Itu bagian dari pengembangan, teknis penyelidikan dari laporan yang kami tangani," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (4/10/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratna Sarumpaet Resmi Jadi Tersangka

Ratna Sarumpaet Resmi Jadi Tersangka

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 22:17 WIB

Ratna Sarumpaet: Saya Ditangkap saat Sudah Duduk di Pesawat

Ratna Sarumpaet: Saya Ditangkap saat Sudah Duduk di Pesawat

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 22:11 WIB

Ratna Sarumpaet Ditangkap saat Mau Terbang ke Cile

Ratna Sarumpaet Ditangkap saat Mau Terbang ke Cile

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 21:51 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB