Masyarakat Internasional Puji Penanganan Karhutla Indonesia

Fabiola Febrinastri

Selasa, 09 Oktober 2018 | 16:00 WIB
Masyarakat Internasional Puji Penanganan Karhutla Indonesia
ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP). (Dok: KLH)

Suara.com - Indonesia mendapat apresiasi dari negara-negara ASEAN dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan terutama terkait keberhasilan pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta. Hal tersebut disampaikan dalam pelaksanaan "the 14th Meeting of the Committee (COM-14) under the Conference of the Parties to the ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP)" dan "the 14th Conference of the Parties (COP-14) to the ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP)", atau yang biasa disebut COM-14 dan COP-14 Nay Pyj Taw, Myanmar.

Para delegasi anggota negara ASEAN me-review kembali pelaksanaan ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP) dan menegaskan kembali komitmen mereka melalui upaya nasional bersama dan kerjasama regional untuk sepenuhnya dan efektif melaksanakan AATHP dan Roadmap on ASEAN Cooperation towards Transboundary Haze Pollution Control with Means of Implementation untuk mencapai Haze-Free ASEAN pada tahun 2020.

Ketua Delegasi RI, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Ruanda Agung Sugardiman menyampaikan bahwa Indonesia dengan upaya nasionalnya sendiri dan implementasi arahan presiden 2018, serta Plan of Action terkait pengendalian kebakaran hutan dan lahan, berhasil menurunkan hotspot pada 2018 ajika dibandingkan 2015.

“Selain itu, Indonesia juga berhasil menyelenggarakan Asian Games pada Agustus - September 2018 di Jakarta dan Palembang, tanpa adanya kabut asap," tambah Ruanda.

Para Menteri bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup yang hadir dalam pertemuan tersebut juga mengapresiasi berbagai inisiatif dan upaya yang dilakukan oleh negara anggota ASEAN, dan menekankan untuk melakukan upaya berkelanjutan dalam memperkuat kemampuan nasional dan kerja sama regional dalam assessment, pencegahan, mitigasi dan penanganan kebakaran lahan dan atau hutan serta kabut asap, termasuk Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Ruanda juga menyampaikan progres terkait Establishment of ASEAN Coordinating center for Transboundary Haze Pollution Control (ACCTHPC, di mana pembahasan ke-6 draft Agreement on the Establishment of ACCTHPC telah dilaksanakan di Jakarta, 18-19 September 2018.

Sebelum melakukan ratifikasi AATHP pada 2014, saat pertemuan COM/COP to AATHP, Indonesia hadir sebagai observer, namun setelah meratifikasi AATHP, maka Indonesia sudah menjadi party, dan pada pertemuan COM/COP 14 to AATHP di Myanmar merupakan pertemuan ke-4 bagi Indonesia sebagai party.

Kegiatan yang berlangsung pada  4 - 5 Oktober 2018, dihadiri oleh 10 anggota ASEAN atau ASEAN Member States (AMS), yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipiina, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Vietnam, dan Myanmar sebagai tuan rumah. Pemimpin pertemuan tersebut adalah Myanmar, dengan wakilnya adalah Kamboja, serta bertindak sebagai Rapporteur adalah Filipina.

Sebagai perwakilan dari Indonesia, hadir Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) beserta anggota delegasi adalah Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN-Kemenlu, Pejabat Diplomatik Direktorat Kerja sama Budaya ASEAN Kemenlu dan Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi-Kemenlu, Kasubdit Perencanaan Direktorat PKHL, Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan wilayah Kalimantan, Perwakilan Setditjen PPI, Biro Kerja Sama Luar Negeri, serta perwakilan dari Direktorat PKHL.

baca juga

Agenda pertemuan COM/COP-14 secara umum adalah 1) Country Reports on Fire and Haze Situation and Actions, 2) Update on the Implementation of the ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution, 3) Roadmap on ASEAN Cooperation towards Transboundary Haze Pollution Control with Means of Implementation, 4) Update on the Establishment of the ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control, 5) ASEAN Transboundary Haze Pollution Control Fund, 6) Report of the 3rd Meeting of ASEAN Task Force on Peatlands, 7) Report of the Study on the Economic, Health and Social Impact of Haze in 2015 on the ASEAN Region.

Pada pertemuan COM/COP-14, disepakati bahwa pertemuan COM/COP-15 to AATHP pada 2019 akan diselenggarakan di Kamboja secara back to back dengan 15th ASEAN Ministerial Meeting on the Environment (AMME-15).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ASEAN Harus Bersatu Lawan Tarif AS!

ASEAN Harus Bersatu Lawan Tarif AS!

News | Senin, 07 April 2025 | 21:35 WIB

Konsumsi Listrik Orang Indonesia Jauh Lebih Kecil Dibanding Negara-negara di Asean

Konsumsi Listrik Orang Indonesia Jauh Lebih Kecil Dibanding Negara-negara di Asean

News | Jum'at, 25 November 2022 | 18:37 WIB

Terkini

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI

Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81

Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini

Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now

Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme

Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan

Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru

Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan

Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:08 WIB

×