Konsumsi Listrik Orang Indonesia Jauh Lebih Kecil Dibanding Negara-negara di Asean

Jum'at, 25 November 2022 | 18:37 WIB
Konsumsi Listrik Orang Indonesia Jauh Lebih Kecil Dibanding Negara-negara di Asean
Ilustrasi listrik. (Pixabay/alexas photo)

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa konsumsi listrik nasional ternyata kalah jauh di bawah negara-negara di Asean.

Hal disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari dalam sebuah diskusi secara daring, Jumat (25/11/2022).

Dia bilang hingga saat ini konsumsi listrik Indonesia hingga September 2022 tercatat hanya 1.169 kilowatt hour (kWh) per kapita. Jauh di bawah rata-rata konsumsi listrik negara ASEAN sebesar 3.672 kWh per kapita.

"Kalau kita bandingkan dengan rata-rata konsumsi listrik per kapita kita di ASEAN, yang sekarang sekitar 3.672. Kalau per kapita kita juga enggak ada separuhnya," kata Ida.

Hingga tahun 2024 pun kata dia, konsumsi listrik nasional tidak akan mengejar rata-rata konsumsi listrik negara Asean. Ditargetkan pada 2024 konsumsi listrik RI bisa naik hingga 1.408 kWh.

"Kementerian ESDM hingga tahun 2024 targetnya itu 1.408 KWH per kapita. Artinya kalau kita melihat dari sini sampai 2024 pun sebenarnya kita juga masih ketinggalan jauh ya sama negara ASEAN lainnya," ujar Ida.

Padahal kata Ida, konsumsi listrik yang tinggi menandakan sebuah negara tersebut memiliki ekonomi yang baik bahkan dikategorikan negara maju.

"Kita berharap memang enggak usah negara maju deh, tapi paling tidak di negara-negara Asean kita juga bisa bersaing, bisa meningkatkan konsumsi listrik per kapita kita," katanya.

Untuk meningkatkan konsumsi listrik tersebut, lanjut Ida Kementerian ESDM pun mencanangkan sejumlah program yang mendukung makin banyak konsumsi listrik yang dilakukan oleh masyarakat.

Baca Juga: Apakah SIM Indonesia Bisa Dipakai di Luar Negeri? Simak Negara-negaranya!

"Diantaranya adalah implementasi kendaraan listrik baik roda empat dan dua, kemudian kita juga mendorong penggunaan kompor induksi, e-cooking penanak nasi yang semuanya serba listrik. Sehingga memang ke depannya ini salah satu cara untuk meningkatkan konsumsi per kapita kita," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI