Lima Lokasi Calon Tempat Relokasi Korban Gempa Palu

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 11 Oktober 2018 | 07:02 WIB
Lima Lokasi Calon Tempat Relokasi Korban Gempa Palu
Korban gempa Palu Sulawesi Tengah di Pelabuhan Pantoloan, Palu Utara, Sulawesi Tengah, untuk mengungsi ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (4/10/2018). [Suara.com/Muhamad Yasir]

Suara.com - Pemerintah melibatkan semua pihak dalam rangka menentukan lokasi terkait upaya rekonstruksi dan rehabilitasi, termasuk relokasi warga korban gempa untuk pembangunan hunian sementara.

Dirjen Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Abdul Kamarzuki menyatakan pada lokasi terpilih nantinya akan dilakukan pembangunan hunian dan infrastruktur pendukung yang melibatkan semua pihak.

Abdul Kamarzuki juga telah terjun ke lokasi terdampak pada 9 Oktober, dan berkoordinasi di lapangan antara lain dengan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, BMKG, jajaran aparat pemerintah daerah serta Kepala Kanwil BPN Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan tersebut juga telah disepakati pembagian peran dalam memetakan kondisi wilayah yang ada. Tim yang dipimpin oleh Dirjen Tata Ruang mengidentifikasi alternatif lokasi potensial sebagai tempat relokasi.

Lokasi ini kemudian akan dikaji aspek kebencanaannya oleh Badan Geologi dan BMKG untuk memastikan lokasi ini bebas dari ancaman bahaya.

Hasil kajian ini nantinya akan dituangkan dalam dokumen rencana tata ruang berbasis mitigasi bencana yang menjadi dasar pelaksanaan pembangunan hunian tetap dan infrastruktur pendukungnya oleh Kementerian PUPR. Aspek pengadaan tanah nantinya akan disiapkan oleh Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah.

Kriteria yang dikedepankan dalam pemilihan alternatif lokasi antara lain adalah bebas dari ancaman bahaya (baik patahan aktif, likuefaksi, longsor, tsunami, banjir, dan mikrozonasi tinggi gempa bumi), bukan sempadan pantai, sempadan sungai, tidak berada di kawasan lindung atau kawasan lain dengan kelerengan lebih dari 15 persen, memiliki akses yang cukup baik ke sumber air serta penguasaan tanah Hak Guna Usaha (HGU) atau Hak Guna Bangunan (HGB) telah habis.

Hasil identifikasi sementara menghasilkan lima lokasi alternatif yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu satu lokasi seluas 79,30 di Kecamatan Palu Barat, dua lokasi di Kecamatan Sigi Biromaru seluas 200 ha dan 217 ha serta dua lokasi di Kecamatan Palu Timur, seluas 57 ha dan 99,63 ha.

Sebagaimana diwartakan, Pemerintah bakal membangun hunian sementara bagi warga di Balaroa dan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, di mana lokasi tersebut terdapat ribuan rumah yang hancur akibat likuefaksi atau fenomena pergerakan tanah.

baca juga

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa untuk ribuan rumah yang hancur akibat likuefaksi yang terjadi Balaroa dan Petobo, akan dilakukan relokasi.

"Relokasi perlu dilakukan perencanaan dan persiapan yang matang. Oleh karenanya Pemerintah akan membangun hunian sementara yang ditargetkan rampung dalam dua bulan," kata Basuki.

Saat ini dilaporkan sudah ada beberapa lokasi tanah milik pemerintah yang bisa menjadi tempat relokasi penduduk, namun lokasi tersebut masih akan didiskusikan Kementerian PUPR dengan sejumlah instansi.

Menurut Basuki, sejumlah instansi yang akan diajak diskusi antara lain adalah BMKG, Badan Geologi, dan pakar mengenai sisi keamanan dari kemungkinan terjadinya gempa pada masa mendatang. "Makin cepat Huntara selesai, makin cepat penduduk bisa pindah dari tenda," ujarnya.

Hal ini berbeda dengan penanganan gempa di NTB yang tidak ada relokasi sehingga tidak dibangun hunian sementara. Sedangkan titik-titik lokasi yang akan dibangun Huntara akan disepakati bersama dengan Pemerintah Kota Palu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Gempa Palu, 333 Sekolah Darurat Dibangun di Sulawesi Tengah

Pasca Gempa Palu, 333 Sekolah Darurat Dibangun di Sulawesi Tengah

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 23:45 WIB

Pembunuh Pelajar di Depok Peragakan 19 Adegan, Sadis!

Pembunuh Pelajar di Depok Peragakan 19 Adegan, Sadis!

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 01:00 WIB

Bagaimana Peran Perguruan Tinggi Indonesia saat ada Bencana Alam?

Bagaimana Peran Perguruan Tinggi Indonesia saat ada Bencana Alam?

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 17:55 WIB

Kasus Korupsi Proyek Gempa Lombok Mulai Disidang 16 Oktober

Kasus Korupsi Proyek Gempa Lombok Mulai Disidang 16 Oktober

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:28 WIB

Terkini

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 14:55 WIB

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:54 WIB

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:53 WIB

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:52 WIB

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:49 WIB

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

×