Dikira Tewas di Jurang, Rumah Rini Puspitawati Dibanjiri Pelayat

Reza Gunadha

Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:52 WIB
Dikira Tewas di Jurang, Rumah Rini Puspitawati Dibanjiri Pelayat
Heboh Rini Puspitawati LC cantik kecelakaan di jurang Sarangan, Magetan, Jawa Timur. (Foto:Solopos.com/Facebook/Rindu Puspita)

Suara.com - Peristiwa kecelakaan maut yang terjadi di jurang Sarangan, Magetan, Jawa Timur, ternyata tidak hanya membuat gempar jagat maya di media sosial.

Namun, peristiwa itu juga menggegerkan warga Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, yang merupakan tempat tinggal Rini Puspitawati.

Rini Puspitawati merupakan korban selamat dalam kecelakaan mobil CRV yang terjun di jurang Sarangan, Magetan, Sabtu (13/10/2018).

Saat itu Rini atau yang akrab disapa Rindu mengemudikan mobil itu bersama teman prianya, Ragil Supriyanto (34), warga Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Namun, Ragil tewas di lokasi kecelakaan. Sejak kecelakaan itu ramai diperbincangan di media sosial, rumahnya di Desa Semen juga ramai pelayat.

Tersiar kabar di warga desanya, bahwa gadis yang berprofesi sebagai pemandu karaoke tersebut telah meninggal dunia. Alhasil, saat itu juga banyak kerabat dan tetangga yang datang ke rumah untuk melayat.

Kakak Rindu, Wiwik (33), mengatakan sejak isu yang beredar Rindu atau Rini meninggal dunia, Sabtu (13/10) malam, sudah banyak orang yang melayat.

Saat itu dijelaskan bahwa Rini masih hidup, sehingga warga yang datang diminta untuk pulang.

Namun, warga berdatangan lagi ke rumah Rini pada Minggu (14/10) pagi untuk melayat. Kemudian, keluarga menjelaskan lagi bahwa Rini masih hidup dan saat ini masih dirawat di rumah sakit.

baca juga

"Sudah penuh itu rumah pada Sabtu malam dan Minggu pagi. Mereka hendak melayat. Padahal kondisinya masih hidup," ujar dia.

Ibu rumah tangga ini menuturkan, selain banyak yang datang ke rumah di Desa Semen, warga juga berdatangan ke RSUD Magetan untuk menjenguk Rini. Selain itu, saat dipindah di RSUD Dr Soedono Madiun juga banyak warga yang menjenguk.

"Iya dari kemarin banyak yang menjenguk di rumah sakit. Teman-temannya Rindu," ujar dia seperti diberitakan Madiunpos—jaringan Suara.com, Kamis (18/10/2018).

Kanit Laka Satlantas Polres Magetan Ipda Yudi Wiranto mengatakan, kasus kecelakaan CRV yang terbang masuk ke jurang Sarangan masih ditangani Satlantas Polres Magetan.

Pihaknya akan meminta keterangan kepada saksi, yaitu Rini yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Berita ini kali pertama diterbitkan Madiunpos.com dengan judul “Dikira Meninggal dalam Laka Sarangan, Rumah Rini Puspitawati Dibanjiri Pelayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Tiduri Istri Tetangga, Kakek 60 Tahun Dibacok Pria Misterius

Usai Tiduri Istri Tetangga, Kakek 60 Tahun Dibacok Pria Misterius

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:38 WIB

Cinta Terlarang LC Cantik Berakhir Tragis di Jurang Sarangan

Cinta Terlarang LC Cantik Berakhir Tragis di Jurang Sarangan

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:47 WIB

Kondisi Terkini Rini Puspitawati Usai Kecelakaan di Sarangan

Kondisi Terkini Rini Puspitawati Usai Kecelakaan di Sarangan

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:28 WIB

Cerita Masa Lalu Rini Puspitawati Usai Kecelakaan di Sarangan

Cerita Masa Lalu Rini Puspitawati Usai Kecelakaan di Sarangan

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:17 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×