Kondisi Terkini Rini Puspitawati Usai Kecelakaan di Sarangan

Bangun Santoso

Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:28 WIB
Kondisi Terkini Rini Puspitawati Usai Kecelakaan di Sarangan
Rini Puspitawati LC cantik kecelakaan di jurang Sarangan, Magetan, Jawa Timur. (Foto: Solopos.com/Facebook/Rindu Puspita)

Suara.com - Rini Puspitawati, pengemudi mobil Honda CRV usai kecelakaan di jurang Sarangan, Magetan, Jawa Timur masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD dr. Soedono Madiun.

Meski belum sadarkan diri, tetapi Rini Puspitawati atau yang juga dikenal sebagai Rindu Puspita sudah mampu merespons kondisi sekitar dengan menangis.

Hal itu diceritakan kakak Rini, Wiwik, saat berbincang di ruang tunggu RSUD dr. Soedono, Rabu (17/10/2018). Wiwik menceritakan, saat ini Rini belum bisa membuka mata karena luka lebam yang dialaminya akibat kecelakaan itu.

Namun, Rini sudah sanggup merespons kondisi sekitar dengan gerakan kecil dan meneteskan air mata. "Kemarin ada yang jenguk bilang Rindu ini aku Lusi. Kemudian Rini merespons dengan meneteskan air mata," ujar Wiwik seperti dikutip Solopos.com (jaringan Suara.com).

Selain itu, tangan Rini juga sudah mampu meraba-raba. Tetapi, Rini belum mampu membuka mata dan bersuara.

"Saya sampai saat ini belum bisa berkomunikasi dengan Rini. Karena memang [Rini] belum bisa membuka mata dan bersuara," ujar dia.

Meski demikian, kondisi Rini Puspitawati saat ini semakin membaik. Dalam kecelakaan yang menewaskan satu orang itu, Rini mengalami luka lebam di bagian wajah terutama di mata bagian kanan. Rini juga mengalami luka-luka lecet di bagian tubuhnya.

Kondisi Rini Puspitawati saat ini jauh lebih baik dibandingkan saat pertama masuk rumah sakit. Saat awal-awal, dia mengaku tidak tega melihat kondisi adiknya itu. Ibunya Rini juga sampai tidak tega untuk bertemu anak keduanya itu.

"Awal-awal ibu ga berani jenguk Rini. Tapi sekarang sudah berani. Ini yang jaga ibu saya," ujar dia.

baca juga

Karena kondisi yang sangat parah, kata Wiwik, dirinya tidak memberitahu atau memperlihatkan foto kondisi Rini kepada anak Rini. Ditakutkan anak Rini yang masih duduk di kelas 2 SD itu trauma dan takut.

Selama menjalani perawatan di ruang ICU RSUD dr. Soedono, tidak sembarang orang boleh menjenguk Rini. Hanya ada dua orang yang diperbolehkan masuk yaitu dirinya dan ibu.

"Ini di ruang ICU kan memang harus steril. Jadi kalau ada temannya yang jenguk atau tetangga. Mereka ya ga boleh masuk," imbuh Wiwik.


Artikel ini sebelumnya terbit di Solopos.com dengan judul: "Belum Sadar, Rini Teteskan Air Mata Merespons Kondisi di Sekitarnya"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Masa Lalu Rini Puspitawati Usai Kecelakaan di Sarangan

Cerita Masa Lalu Rini Puspitawati Usai Kecelakaan di Sarangan

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:17 WIB

Diduga Rem Blong, 7 Kendaraan Ringsek Dihantam Bus Dedi Jaya

Diduga Rem Blong, 7 Kendaraan Ringsek Dihantam Bus Dedi Jaya

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:25 WIB

Ibu Asyik Menatap Ponsel, Anak Jatuh ke Kolong Kereta

Ibu Asyik Menatap Ponsel, Anak Jatuh ke Kolong Kereta

Tekno | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:18 WIB

Detik-detik LC Cantik Rini Terjun Bebas di Jurang Sarangan

Detik-detik LC Cantik Rini Terjun Bebas di Jurang Sarangan

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:17 WIB

Rini Puspitawati Diduga Kecelakaan Bareng Lelaki Selingkuhan

Rini Puspitawati Diduga Kecelakaan Bareng Lelaki Selingkuhan

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:40 WIB

Terkini

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

×