Prabowo: Masa Indonesia Tak Mampu Berternak Sapi dan Kambing

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 24 Oktober 2018 | 23:39 WIB
Prabowo: Masa Indonesia Tak Mampu Berternak Sapi dan Kambing
Calon Presiden Prabowo Subianto meminta kepada emak-emak untuk membiasakan memberikan susu kepada anak-anaknya. (Suara/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mendeklarasikan Gerakan Emak-Emak dan Anak-Anak Minum Susu atau Gerakan Emas. Susu yang dimaksud Prabowo ialah susu asli langsung dari sapi atau kambing.

Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah harus meningkatkan kualitas peternakan sapi atau kambing agar bisa memenuhi kebutuhan gizi bagi anak-anak Indonesia. Prabowo sempat menyebut jajaran elit negara seolah tidak mempedulikan soal pasokan susu untuk anak-anak Indonesia.

“Kita harus melakukan peningkatan peternakan sapi, peternak kambing, dan peternakan lain-lain ya. Masa Indonesia tidak mampu berternak sapi dan kambing, terlalu. Kita dulu ekspor sapi, sekarang kita impor susu. Ini tidak ada niat dari elit, tidak peduli apa yang dirasakan rakyat kecil,” kata Prabowo di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018).

Oleh karena itu, Prabowo tengah mencanangkan sebuah projek di mana nantinya bisa memasok susu kambing ke koperasi-koperasi juga ke anak-anak Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu upayanya untuk mencoba memperbaiki kondisi gizi anak Indonesia yang menurutnya sedang dalam kondisi tidak baik.

“Ini kan namanya upaya kita mungkin harus ikuti catatan. Kita belum berhasil menjamin minum susu tiap hari untuk anak-anak, kita belum, tapi kita menuju kesana,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Calon Presiden Prabowo Subianto hadiri acara deklarasi Gerakan Emas di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018). Dalam kehadirannya, Prabowo meminta kepada emak-emak untuk membiasakan memberikan minum susu kepada anak-anaknya.

Prabowo hadir di lokasi sekitar pukul 13.13 WIB. Prabowo mengenakan kemeja berlengan panjang berwarna biru dan celana berwarna cokelat serta tidak lupa untuk mengenakan peci.

Di depan seluruh emak-emak yang hadir di lokasi, Prabowo berpidato soal adanya data yang menunjukan anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi.

"Saya lama berpikir bahwa salah satu langkah dan tindakan yang cepat untuk memperbaiki kekurangan protein ini adalah dengan minum susu," kata Prabowo di lokasi.

Prabowo pun sempat menceritakan bahwa dirinya melihat adanya gerakan di India yang disebut Gerakan Revolusi Putih yang dicanangkan oleh seorang profesor dan gerakan itu ternyata bermanfaat untuk anak-anak India.

"Saya ingin bikin gerakan semacam itu di Republik Indonesia, saya ingin anak-anak di seluruh Indonesia di walaupun orang tuaanya miskin harus bisa minum susu setiap hari," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Setuju Dana Saksi Pemilu Ditanggung APBN

Prabowo Setuju Dana Saksi Pemilu Ditanggung APBN

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 23:29 WIB

Besok, Bawaslu Putuskan Nasib Perkara Hoaks Ratna Sarumpaet

Besok, Bawaslu Putuskan Nasib Perkara Hoaks Ratna Sarumpaet

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 21:47 WIB

Raja Juli: Jokowi Tegas Tanpa Kata-kata Tak Pantas ke Anak Buah

Raja Juli: Jokowi Tegas Tanpa Kata-kata Tak Pantas ke Anak Buah

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 21:41 WIB

Prabowo: Pengganti Sandiaga Sebagai Wagub Ditentukan Taufik

Prabowo: Pengganti Sandiaga Sebagai Wagub Ditentukan Taufik

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 19:00 WIB

Survei Populi: Elektabilitas Prabowo - Sandiaga Naik Tipis

Survei Populi: Elektabilitas Prabowo - Sandiaga Naik Tipis

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:02 WIB

Terkini

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

×