Khawatir Ada Bentrok, GP Ansor Batalkan Aksi Apel Kebangsaan

Bangun Santoso
Khawatir Ada Bentrok, GP Ansor Batalkan Aksi Apel Kebangsaan
Ilustrasi acara Apel Kebangsaan Mahasiswa Indonesia di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (3/11).

Padahal acara apel kebangsaan yang digelar GP Ansor itu rencananya akan dihadiri oleh Presiden Jokowi

Suara.com - Apel Kebangsaan 100.000 Banser yang rencananya akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Jumat (26/10/2018) hari ini dibatalkan oleh pihak penyelenggara yakni Gerakan Pemuda Ansor.

Padahal, sebelumnya telah disampaikan bahwa kegiatan tersebut rencananya akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) serta tokoh-tokoh bangsa sebagai pengisi puncak acara “Kirab Satu Negeri”.

Sekretaris Jenderal GP Ansor Adung Abdul Rochman mengatakan, penundaan acara itu dilakukan setelah mempertimbangkan aspek keamanan. Lebih jauh dirinya menjelaskan tidak ingin ada konflik antar umat di Indonesia.

"Kita tunda karena alasan tidak ingin terjadi bentrok dan menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat," kata Adung.

Adung menjelaskan, anggota Banser daerah sejatinya sudah siap hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut. Namun karena aspek keselamatan para Banser, panitia akhirnya berinisiatif untuk membatalkan kegiatan tersebut.

“Banser yang berseragam ini akan datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, NTB, berbagai daerah, nanti ada yang menganggu keselamatan perjalanan anggota," Adung menerangkan.

Untuk mengganti acara yang dibatalkan itu, akan digelar pengajian akbar untuk menghindari provokasi yang dapat memunculkan keributan berkepanjangan. Di mana di satu sisi masih ada urusan negara yang perlu diurus agar bisa lebih baik.

“Diganti dengan pengajian, kita menghindari terprovoksi tidak bisa menahan diri dan terjadi keributan," imbuh Adung.

Kontributor : Abdus Somad

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS