Ditarik dari Palu, Mayjen TNI : Selamat Berjumpa dengan Keluarga

Iwan Supriyatna

Minggu, 28 Oktober 2018 | 08:03 WIB
Ditarik dari Palu, Mayjen TNI : Selamat Berjumpa dengan Keluarga
Prajurit TNI AU memindahkan bantuan untuk korban gempa dan tsunami Palu-Donggala di Lanud Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/10). Sejumlah bantuan untuk para korban gempa dan tsunami Palu-Donggala diangkut dengan menggunakan pesawat Hercules. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Suara.com - Sebanyak 1.335 anggota TNI yang bertugas di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala dikembalikan ke kesatuannya masing-masing pada Sabtu (27/10/2018).

Pasukan dari Divisi Infanteri 3 Kostrad dari Brigif Para Raider-3/Kostrad, Yonif PR-431 dan PR-432, Yon Armed 6/Tamarunang dan Yon Arh-16/Maleo itu berangkat dari Pelabuhan Pantoloan menuju Makassar menggunakan KRI Makassar.

Pangkogasgab Mayjen TNI Tri Soewandono ketika mengantarkan pasukan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada prajurit jajaran Divisi Infanteri 3 Kostrad karena selama penugasan telah menunjukan kehebatan, semangat, dan tanpa pelanggaran.

"Kalian adalah pionir, saat masyarakat sedang tidak berdaya, kalian hadir untuk memberikan pertolongan. Apalah artinya Pangkogasgab tanpa adanya prajurit hebat seperti kalian," kata Mayjen Tri.

Mayjen Tri mengatakan bahwa sejarah mencatat bencana di Sulteng dapat cepat pulih karena adanya campur tangan semua pihak, termasuk prajurit TNI yang semua bahu-membahu untuk melaksanakan tugas bantuan kemanusiaan.

"Saya bangga dan hormat kepada kalian. Selamat berjumpa dengan keluarga," kata Mayjen Tri di hadapan prajurit TNI.

Pasukan TNI tersebut merupakan pasukan yang kali pertama datang di Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Sigi. Pada saat itu sangat dibutuhkan untuk pengamanan dari penjarahan serta untuk penyelamatan dan pencarian korban serta evakuasi.

Pekerjaan-pekerjaan tersebut saat ini sudah tidak ada lagi. Mereka turut diperbantukan mendirikan selter-selter pengungsian dan membantu mengordinasi kebutuhan dasar di pengungsian.

Penarikan pasukan tersebut juga berdasarkan keputusan masa tanggap darurat penanganan bencana alam di Sulteng yang tidak diperpanjang dan telah masuk status transisi darurat menuju pemulihan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik dan Hukum Wiranto dalam kunjunganya ke Palu, Jumat (26/10/2018) menyampaikan dengan berakhirnya masa tanggap darurat, pasukan TNI mulai dikurangi.

Menkopolhukam yang didampingi Pangkogasgab dan Gubernur Sulteng mengatakan bahwa kondisi Palu, Sigi, dan Donggala saat ini sudah mulai pulih sehingga personel TNI secara berangsur-angsur akan ditarik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Segera Setop Bantuan Luar Negeri untuk Gempa Sulteng

Indonesia Segera Setop Bantuan Luar Negeri untuk Gempa Sulteng

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 20:57 WIB

Klarifikasi Soal Foto Sri Mulyani Pakai Topi Kalimat Tauhid

Klarifikasi Soal Foto Sri Mulyani Pakai Topi Kalimat Tauhid

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 12:54 WIB

KRI Makassar Angkut 150 Ton Logistik Untuk Korban Gempa Sulteng

KRI Makassar Angkut 150 Ton Logistik Untuk Korban Gempa Sulteng

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 15:59 WIB

Terkini

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 16:14 WIB

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

News | Senin, 02 November 2026 | 16:11 WIB

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:10 WIB

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:08 WIB

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

News | Senin, 02 November 2026 | 16:06 WIB

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

News | Senin, 02 November 2026 | 16:03 WIB

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

News | Senin, 02 November 2026 | 16:01 WIB

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:00 WIB

×