KNKT Butuh Waktu 2 Minggu Proses Black Box Pesawat Lion Air Jatuh

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 01 November 2018 | 21:56 WIB
KNKT Butuh Waktu 2 Minggu Proses Black Box Pesawat Lion Air Jatuh
Petugas Tim SAR gabungan membawa Black Box Pesawat Lion Air (Kotak Hitam) di Posko Evakuasi Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis, (1/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Surjanto Tjahjono mengatakan sebagian kotak hitam atau black box Flight Data Recorder (FDR) milik pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, masih direndam dengan air. Surjanto mengatakan rekaman data yang ada di FDR akan rusak kalau tidak direndam dengan air.

"Karena khawatir kalau kita keringkan, tidak terkontrol nanti didalamnya kalau mengeringkan bisa menyusut. Nah kalau mengusutnya tidak terkontrol nanti bisa merusak bagian dalam dari black box tersebut nanti khawatir tidak bisa terbaca," ujar Surjanto di Dermaga, JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018).

Berdasarkan prosedur, black box yang ditemukan di dalam air harus tetap direndam kembali di dalam air. Hal tersebut untuk menghindari kerusakan dalam proses pemindahan data atau isi percakapan.

"Jadi prosedurnya memang selama perjalanan kalau kita bawa kemana pun harus tetap di dalam air jadi itu untuk menghindarkan kerusakan-kerusakan akibat proses pengeringan yang tidak terkontrol. Artinya kalau nanti di lab kita akan lakukan pengeringan secara perlahan-lahan, kita punya alatnya kita vakum sehingga pengeringannya tidak merusak memory cardnya yang di dalam," kata dia.

Tak hanya itu, Surjanto menuturkan di dalam black box terdapat memori chip yang menyimpan data penerbangan. 

"Bagian inilah yang merupakan penting dari black box di dalamnya kan ada memory chip yang untuk menyimpan data penerbangan dan data yang tersimpan dalam FDR adalah data 25 jam dari penerbangan," jelas Surjanto.

"Nanti kalau sudah lebih dari 25 jam maka data yang paling awal akan dihapus dan diganti dengan yang baru dan begitu seterusnya berputar. Jadi yang paling akhir akan diisi dengan data yang paling baru. Jadi akan bisa merekam sekitar 25 jam jadi penerbangan sebelum-sebelumnya juga akan bisa kita baca di sini," lanjut dia.

KNKT, kata Surjanto, akan langsung memeriksa black box tersebut. Adapun pemeriksan black box memerlukan waktu sekitar satu atau dua minggu.

"Ini akan kita lansgung proses, yang satunya kalau ketemu juga kita nanti akan langsung proses. Kira- kira, kita bisa mendownload mungkin diperlukan antara 1-2 minggu," tandasnya.

baca juga

Sebelumnya, Tim Search and Rescue (SAR) TNI Angkatan Laut berhasil menemukan bagian dari black box atau kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 di kedalaman 30 meter di perairan Tanjung Karawangan, Jawa Barat sekitar pukul 10.15 WIB. Black box itu ditemukan olah anggota penyelam dari Taifib Sertu Hendra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Identifikasi Korban Lion Air, Tim DVI RS Polri Upayakan Tes DNA

Identifikasi Korban Lion Air, Tim DVI RS Polri Upayakan Tes DNA

News | Kamis, 01 November 2018 | 21:12 WIB

KNKT: Unduh Data Kotak Hitam Lion Air Makan Waktu 2 Jam

KNKT: Unduh Data Kotak Hitam Lion Air Makan Waktu 2 Jam

News | Kamis, 01 November 2018 | 20:55 WIB

BPPT Beberkan Detik-detik Penemuan Kotak Hitam Lion Air JT 610

BPPT Beberkan Detik-detik Penemuan Kotak Hitam Lion Air JT 610

News | Kamis, 01 November 2018 | 20:47 WIB

Usai DItemukan, Black Box Lion Air JT 610 Dibawa ke KNKT

Usai DItemukan, Black Box Lion Air JT 610 Dibawa ke KNKT

News | Kamis, 01 November 2018 | 19:51 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×