FPI: Aksi Bela Tauhid Bukan untuk Bubarkan Banser NU

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 02 November 2018 | 11:13 WIB
FPI: Aksi Bela Tauhid Bukan untuk Bubarkan Banser NU
Aksi bela tauhid. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Pendemo Aksi Bela Tauhid menegaskan Aksi Bela Tauhid bukan untuk bubarkan Banser NU. anggota Banser NU membakar bender tauhid yang belakangan diklaim sebagai bendera HTI di Garut beberapa waktu lalu.

Juru bicara FPI Slamet Maarif menyebut kabar tersebut hoax. Slamet menjelaskan tujuan dari digelarnya Aksi Bela Tauhid Jilid II yang akan digelar di depan Istana Negara ialah untuk menuntut keadilan pasca dibakarnya bendera tauhid oleh oknum Banser NU beberapa waktu lalu. Dirinya tak membenarkan apabila ada niatan untuk membubarkan Banser NU.

"Nggak ada sama sekali tuntutan membubarkan banser. Itu hoax yang diciptakan, itu meme kita diubah oknum tertentu. Ada dua meme kita diubah mereka termasuk disitu parade tauhid diganti parade ormas tertentu. Itu berita hoax," kata Slamet di Prabowo-Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018) malam.

Slamet kemudian mengungkapkan bahwa latar belakang dari diadakannya Aksi Bela Tauhid Jilid II ialah karena menurutnya pemerintah dan PBNU belum mau mengakui bahwa bendera yang dibakar tersebut ialah bendera tauhid.

Hal tersebut lantaran dirinya melihat baik dari pemerintah maupun PBNU masih menyebut bendera itu merupakan bendera identitas salah satu ormas.

"Sampai saat ini belum ada dari pemerintah maupun PBNU menyatakan hal itu. Oleh karena itu kita akan menuntut itu, adanya pengakuan dari pemerintah, negera bahwa betul bendera yang dibakar bendera tauhid," ujarnya.

Selain itu, Slamet menambahkan bahwa dalam Aksi Bela Tauhid Jilid II itu pun mereka menuntut pihak kepolisian segera memberikan hukuman kepada pembakar bendera tauhid dan aktor di belakang adanya bendera HTI di tengah-tengah perayaan Hari Santri Nasional.

"Kita mengindikasikan bahwa ada aktor intelektual yang selama ini berupaya mengajak umat memusuhi bendera tauhid sehingga pembakaran itu efek dari doktrin-doktrin mereka yang slama ini diarahkan kemudian tersistematis untuk memusuhi bendera panji rasulullah," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Bela Tauhid 211 Siang Nanti akan Dikawal 12.000 Polisi

Aksi Bela Tauhid 211 Siang Nanti akan Dikawal 12.000 Polisi

News | Jum'at, 02 November 2018 | 07:52 WIB

12.000 Polisi Lebih Jaga Aksi Bela Tauhid Jumat Siang Besok

12.000 Polisi Lebih Jaga Aksi Bela Tauhid Jumat Siang Besok

News | Kamis, 01 November 2018 | 16:42 WIB

Aksi Bela Tauhid 211 Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Ibu Kota

Aksi Bela Tauhid 211 Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Ibu Kota

News | Kamis, 01 November 2018 | 14:13 WIB

PSI: Aksi Bela Tauhid II Apa Aksi Bela Prabowo?

PSI: Aksi Bela Tauhid II Apa Aksi Bela Prabowo?

News | Kamis, 01 November 2018 | 13:24 WIB

Aksi Bela Tauhid Jumat Besok Setelah Pukul 13.00 WIB

Aksi Bela Tauhid Jumat Besok Setelah Pukul 13.00 WIB

News | Kamis, 01 November 2018 | 12:00 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:50 WIB