Ribuan Warga Boyolali Gelar Aksi: Haram Pilih Prabowo

Reza Gunadha

Minggu, 04 November 2018 | 16:40 WIB
Ribuan Warga Boyolali Gelar Aksi: Haram Pilih Prabowo
Puluhan ribu orang yang tergabung dalam Forum Boyolali Bermartabat, melakukan aksi turun ke jalan-jalan, Minggu(4/1/2018), memprotes Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto yang disebut melecehkan warga kabupaten di Jawa Tengah tersebut. [Facebook]

Suara.com - Ribuan warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, turun memadati jalan-jalan utama di seputar kota Boyolali, Minggu (4/11/2018).

Solopos—jaringan Suara.com memberitakan, aksi itu untuk mengekspresikan kekecewaan kepada Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subiyanto atas sebagian pidatonya yang mereka nilai melecehkan warga Boyolali.

Sebelumnya, Prabowo pada Peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi (Sandiaga Uno) di kompleks Ruko Galaxy Jalan Boyolali-Semarang, Winong, Boyolali Kota, Selasa (30/10/2018), mengatakan di depan kelompok pendukungnya di Jakarta saat ini banyak hotel mewah.

Hotel-hotel yang di antaranya dibangun investor asing itu bertarif selangit, sehingga tidak setiap orang mampu menginap di sana, termasuk warga Boyolali yang hadir pada acara itu.

Bahkan, Prabowo menambahkan boleh jadi warga Boyolali yang datang pada acara siang itu diusir dari hotel.

“Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang kalian, ya, tampang-tampang Boyolali ini," kata Prabowo disambut tawa hadirin.

Kutipan tersebut kemudian viral di media sosial serta memancing reaksi dari banyak kalangan. Terlebih warga Boyolali yang kemudian mengekspresikannya dengan aksi turun ke jalan, Minggu.

Dalam aksi bertema “Boyolali Bermartabat” itu, warga sebagian besar mengendarai sepeda motor. Sebagian membawa spanduk bertuliskan “Boyolali Anti Prabowo”, “Aku Wong Boyolali”, “Ojo Nggugah Sapi Ndekem”, "Boyolali Bermartabat Prabowo Psikopat”, dan sebagainya.

Warga juga berorasi secara bergantian di sepanjang jalan. Mereka pada intinya kecewa terhadap Prabowo yang mereka nilai merendahkan masyarakat Boyolali.

baca juga

Peserta lain ada yang mengibarkan kain Merah Putih raksasa berukuran puluhan meter dan mengaraknya keliling kota.

Aksi turun ke jalan itu berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan mereka membubarkan diri kembali ke daerah asal masing-masing.

Sementara itu, di gedung Balai Sidang Mahesa, massa lain juga berkumpul dan mengikuti orasi-orasi yang disampaikan tokoh masyarakat setempat.

Seno Kusumoharjo, salah satu tokoh masyarakat Boyolali, menyatakan kekecewaan atas pidato Prabowo.

Menurutnya, Boyolali adalah kota yang tenang dan tenteram bersahaja. Namun hari ini warga Boyolali mengespresikan kemarahan mereka dan memprotes pidato Prabowo.

Dia juga menyatakan keberatan dan protes atas pelecehan terhadap wilayah dan rakyat Boyolali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merasa Diejek Prabowo, Puluhan Ribu Warga Aksi Save Muka Boyolali

Merasa Diejek Prabowo, Puluhan Ribu Warga Aksi Save Muka Boyolali

News | Minggu, 04 November 2018 | 16:21 WIB

Wajah Warga Boyolai Disoal, Prabowo: Saya Bingung Mau Bicara Apa

Wajah Warga Boyolai Disoal, Prabowo: Saya Bingung Mau Bicara Apa

News | Minggu, 04 November 2018 | 15:29 WIB

Prabowo Janji Jemput Habib Rizieq Pulang ke Indonesia

Prabowo Janji Jemput Habib Rizieq Pulang ke Indonesia

News | Minggu, 04 November 2018 | 13:09 WIB

Prabowo Hadiri Deklarasi Relawan Ulama Koppasandi

Prabowo Hadiri Deklarasi Relawan Ulama Koppasandi

News | Minggu, 04 November 2018 | 10:36 WIB

Terkini

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:20 WIB

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×