Diprediksi Tak Lolos, Raja: PSI Terbiasa Dipandang Sebelah Mata

Dwi Bowo Raharjo, Erick Tanjung

Senin, 05 November 2018 | 14:22 WIB
Diprediksi Tak Lolos, Raja: PSI Terbiasa Dipandang Sebelah Mata
Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memprediksi enam partai politik peserta pemilu tidak lolos ambang batas parlemen empat persen. Enam partai itu adalah Partai Hanura, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Garuda.

Terkait itu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan hasil survei LSI Denny JA tidak berpengaruh dengan partai yang diketuai Grace Natalie.

"PSI sudah terbiasa dipandang sebelah mata. Dulu hampir tidak ada yang percaya PSI lolos verifikasi Kemenkumham, ternyata kami lolos. Tidak bayak yang percaya kami bisa lolos verifikasi KPU, alhamdulillah kami lolos," kata Raja Juli kepada Suara.com, Senin (5/11/2018).

Meski mengakui tidak mudah lolos ambang batas, Raja Juli optimis bisa lolos ambang batas parpol di Pemilu 2019. Mesin parpol, kata dia, terus bergerak supaya mendapat suara pemilih.

"Saat ini struktur partai dan Caleg terus bergerak dengan halangan-halangan struktural yang tidak mudah dilewati. Tapi kami optimis, bahwa akan ada minimal 4 persen pemilih yang menginginkan perubahan dan itu hanya bisa dilakukan oleh partai baru," ujar dia.

Sebelumnya LSI melakukan survei elektabilitas 16 partai politik di 10 provinsi terbesar di Indonesia. Diantaranya adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan Sulawesi Selatan.

PSI bersama Hanura, PBB, PKPI, Partai Berkarya dan Partai Garuda berada di deretan bawah dengan suara di bawah 1 persen di tiap provinsi.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, dalam konfrensi pers di kantornya pada Jumat (2/11) lalu menyebut partai-partai ini sama dengan hasil survei nasional yang dirilis LSI Denny JA pada 12 September 2018.

Dalam survei saat itu, Partai Hanura dipilih 0,6  persen responden, PBB dipilih 0,2 persen responden, PSI mendapat 0,2 persen suara, Partai Berkarya mendapat 0,1 persen suara, PKPI meraih 0,1 persen suara, dan Partai Garuda juga 0,1 persen suara.

baca juga

Dalam survei ini, margin of error di setiap provinsi adalah 4,1 persen. Adjie mengakui dengan besar margin of error ini, enam partai tersebut hanya bisa lolos legislatif di tingkat provinsi.

Survei ini dilakukan di 10 provinsi dengan jumlah penduduk paling besar. Survei dilaksanakan sejak tanggal 4 sampai 14 Oktober 2018. Adapun jumlah responden di setiap provinsi 600 orang, dengan total seluruhnya ada 6.000 responden. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia 5 Provinsi 'Kandang Banteng' PDI Perjuangan

Ini Dia 5 Provinsi 'Kandang Banteng' PDI Perjuangan

News | Jum'at, 02 November 2018 | 17:36 WIB

Tanggapi Hasil Survei, Prabowo: Denny JA Itu Apa?Tuhan?

Tanggapi Hasil Survei, Prabowo: Denny JA Itu Apa?Tuhan?

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:24 WIB

PSI Bingung, Prabowo Anti Asing Tapi Tiru Seruan Donald Trump

PSI Bingung, Prabowo Anti Asing Tapi Tiru Seruan Donald Trump

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 23:16 WIB

Minta Surga ke Prabowo - Sandiaga, PSI : Itu SARA Sesungguhnya

Minta Surga ke Prabowo - Sandiaga, PSI : Itu SARA Sesungguhnya

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 23:05 WIB

Terkini

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:35 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

×