Ini Dia 5 Provinsi 'Kandang Banteng' PDI Perjuangan

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 02 November 2018 | 17:36 WIB
Ini Dia 5 Provinsi 'Kandang Banteng' PDI Perjuangan
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar workshop kaderisasi partai di kantor pusat DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (9/7/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukan PDI Perjuangan menguasai suara di lima provinsi terbesar di Indonesia yaitu Jawa Tengah, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Ke-sepuluh provinsi terbesar di Indonesia yaitu, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan Sulawesi Selatan. Di Jawa Tengah, PDIP semakin menegaskan diri bahwa daerah itu adalah kandang banteng karena partai itu menempati posisi pertama dengan elektabilitas 46 persen.

"PDIP unggul di 5 provinsi, 5 Provinsi lainnya diungguli oleh 3 partai berbeda yaitu Gerindra, Golkar dan PKB," kata peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Hasil itu menurut dia, hampir separuh dari pemilih Jawa Tengah memilih PDIP jika pileg dilaksanakan saat survei dikerjakan.

"Dukungan partai-partai lainnya seperti Gerindra yang menempati posisi kedua hanya memperoleh dukungan 6,2 persen, PKB dengan 4,8 persen, Partai Golkar 4,2 persen dan PPP dengan dukungan 3,5 persen," ujarnya.

Dia mengatakan di Sumatera Utara, hasil survei menunjukan PDIP berhasil menggeser Partai Golkar yang pada pemilu sebelumnya merupakan partai dengan perolehan suara terbanyak.

Menurut dia, survei di Oktober 2018 menunjukan bahwa dukungan PDIP di Sumatera Utara mencapai 28 persen, sedangkan Partai Golkar hanya memperoleh dukungan sebesar 6,7 persen dan berada di posisi ketiga.

"Posisi kedua dukungan partai saat ini diraih oleh partai Gerindra yang memperoleh dukungan 16,5 persen, Partai Demokrat dengan dukungan 4,8 persen, dan PKS dengan dukungan 3,5 persen," tuturnya.

Dia mengatakan di Provinsi DKI Jakarta, dukungan PDIP mencapai 23,1 persen, Partai Gerindra 17,1 persen, PKS dengan dukungan 6,2 persen, Partai Golkar menempati posisi keempat dengan dukungan 4,3 persen. Partai Demokrat dan PPP sama-sama berada pada posisi kelima dengan jumlah dukungan yang sama 3 persen.

baca juga

Di Provinsi Lampung menurut Adjie, PDIP masih sangat tangguh untuk dilawan partai-partai lain dengan dukungan terbanyak yaitu elektabilitas sebesar 34 persen lalu Partai Gerindra dengan dukungan sebesar 11,7 persen, Partai Golkar dengan 8,8 persen, PKB dengan 7,2 persen dan posisi kelima adalah partai Demokrat dengan dukungan sebesar 4,2 persen.

"Di Sumatera Selatan, Survei LSI Denny JA menunjukan bahwa dukungan terhadap PDIP sebesar 26,5 persen, Gerindra sebesar 25,9 persen, Golkar dengan elektabilitas sebesar 8,2 persen, Demokrat dengan elektabilitas sebesar 5,2 persen, dan PAN dengan dukungan sebesar 2,7 persen," ucapnya.

Dia mengatakan elektabilitas Gerindra di Provinsi Jawa Barat mencapai 20,2 persen, PDIP dengan dukungan 17,8 persen, Partai Golkar dengan 11,3 persen, PKS di posisi keempat dengan dukungan 6 persen, PPP dengan dukungan 4,7 persen.

Di Provinsi Banten menurut dia, Partai Gerindra tampil sebagai juara dengan elektabilitas mencapai 26,3 persen, PDIP sebesar 19,3 persen, Golkar dengan dukungan 7 persen, Partai Demokrat dengan dukungan 4,8 persen dan posisi kelima adalah PPP dengan dukungan sebesar 3,5 persen.

Adjie mengatakan di Provinsi Sulawesi Selatan, Partai Golkar masih menjadi juara dengan dukungan sebesar 23,5 persen, Partai Gerindra. mencapai 16,3 persen, PDIP dengan dukungan sebesar 7,3 persen, Nasdem 6,5 persen dan Demokrat dengan dukungan sebesar 4,5 persen.

"Di Provinsi Riau, elektabilitas Partai Gerindra mencapai 22,2 persen, Golkar hanya sebesar 7,2 persen, PDIP sebesar 9,3 persen," katanya.

Di Provinsi Jawa Timur menurut dia, PKB menempati posisi pertama dengan elektabilitas 21,7 persen, PDIP dengan 21 persen, Partai Golkar dengan elektabilitas 5,2 persen, Gerindra dengan dukungan 4,6 persen, dan Partai Demokrat di posisi kelima dengan dukungan 3,6 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mayat Manusia Dicor dalam Tong, Dua Giginya Copot

Mayat Manusia Dicor dalam Tong, Dua Giginya Copot

News | Kamis, 01 November 2018 | 14:47 WIB

Rajungan Asal Pemalang Jawa Tengah Digemari Warga Dubai

Rajungan Asal Pemalang Jawa Tengah Digemari Warga Dubai

Bisnis | Kamis, 01 November 2018 | 10:18 WIB

Prabowo Kampanye Keliling Jawa Tengah Ditemani Bibit Waluyo

Prabowo Kampanye Keliling Jawa Tengah Ditemani Bibit Waluyo

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 10:20 WIB

Dituduh Anti Islam, Djarot: Wakil Jokowi itu Ulama, Pikir Sendiri

Dituduh Anti Islam, Djarot: Wakil Jokowi itu Ulama, Pikir Sendiri

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 20:39 WIB

Kapitra Ampera: Hoaks Diciptakan untuk Kudeta Jokowi

Kapitra Ampera: Hoaks Diciptakan untuk Kudeta Jokowi

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 16:25 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×