Sensitif, Ini yang Tak Boleh Dibahas ke Keluarga Korban Lion Air

Dwi Bowo Raharjo | Walda Marison | Suara.com

Senin, 05 November 2018 | 16:59 WIB
Sensitif, Ini yang Tak Boleh Dibahas ke Keluarga Korban Lion Air
Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT bertanya saat konferensi pers paparan evakuasi pencarian korban di Crisis Center Hotel Ibis, Jakarta Timur, Senin (5/11). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Tim Psikologi Polri terus memberikan pelayanan terhadap keluarga korban kecelakaan insiden jatuhnya peswat Lion Air JT 610. Pelayanan dilakukan di posko Antemortem RS Polri Kramat Jati dan posko di Hotel IBIS,  Cawang,  Jakarta Timur.

Kepala Bagian Psikologi Polda Metro Jaya, AKBP R. Jarwo mengatakan ada beberapa hal yang dapat memperburuk kondisi psikologis keluarga korban. Salah satunya yakni pembahasan asuransi.

"Yang sensitif itu misalnya menyinggung masalah asuransi.  Kebanyakan dari mereka tidak pas waktunya jika masalah asuransi disampaikan dalam jumpa pers.  Langsun saja pro aktif, pertugasnya kepada keluarga korban untuk urus hal itu," ujar Jarwo, Senin (5/11/2018).

Selain itu hal lain yang terbilang sensitif dan dapat memperburuk keadaan psikologis keluarga yakni penggunaan kata “korban”.  Tim psikologi akan sebisa mungkin tidak menggunakan kalimat "korban" saat berinteraksi dengan kelurga.

"Penggunaan kata korban juga berpengaruh ya.  Jadi kami ganti kata korban menjadi kata penumpang saat sedang berinteraksi dengan keluarga" lanjutnya.

Hal lain yang harus di perhatikan yakni kondisi psikologis korban saat menerima kabar tentang sanak keluarganya. Karena ada beberapa keluarga yang masih 'shock' tidak terima dengen peristiwa nahas itu.

"Yang kedua memberikan pemahana  secara psikokogis supaya mereka siap menerima informasi secara apapun terkait kondisi dari penumpang (korban)," tuturnya.

Selain memberikan pendampingan psikologis kepada orang dewasa, tim psikologis polri juga menyoroti kondisi anak - anak keluarga korban.  Anak - anak juga mendaptakan pelayanan dari tim psikologis Polri.

"Ada area bermain anak anak. Jadi anak-anak kita ajak bermain main," katanya.

Namun pelayanan psikologis itu tidak diberikan setiap saat.  Pihaknya hanya melayani keluarga korban sampai keadaan psikologisnya mulai membaik.

Untuk posko di Hotel IBIS,  pihak tim psikologis berupaya menghampiri kamar keluarga korban.  Perlu diketahui,  keluarga korban di inapkan di Hotel IBIS, Cawang karena berdekatan dengan RS Polri,  Kramat Jati.  Biaya penginapan ditanggung pihak Lion Air.

Mereka berharap pelayan dari segi pendampingan psikologis bisa membantu meringan beban yang dialami keluarga korban. Hingga saat ini pun kedua posko pengaduan tersebut masih terbuka dan tim psikologi dari Polri tetap siaga memberikan pelayanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Taat Beragama, Sudah Siap Bila Tuhan Memanggil

Ayah Taat Beragama, Sudah Siap Bila Tuhan Memanggil

News | Senin, 05 November 2018 | 16:40 WIB

Ayah Korban Pesawat Lion Air: Rusdi Kirana Saya Anggap Gagal

Ayah Korban Pesawat Lion Air: Rusdi Kirana Saya Anggap Gagal

News | Senin, 05 November 2018 | 16:37 WIB

Lion Air Janji Berikan Rp1,25 M ke Keluarga Korban

Lion Air Janji Berikan Rp1,25 M ke Keluarga Korban

News | Kamis, 01 November 2018 | 18:52 WIB

37 Keluarga Korban Lion Air Belum Diambil DNA

37 Keluarga Korban Lion Air Belum Diambil DNA

News | Kamis, 01 November 2018 | 18:14 WIB

Adik Jannatun: Aku Kangen Jahili Kakak

Adik Jannatun: Aku Kangen Jahili Kakak

News | Kamis, 01 November 2018 | 17:15 WIB

Terkini

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB