Namaku Hanya F, Inilah Suka Duka Kisah Hidupku....

Reza Gunadha

Kamis, 08 November 2018 | 15:24 WIB
Namaku Hanya F, Inilah Suka Duka Kisah Hidupku....
[Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]

Suara.com - Panggil aku F. Ya, karena hanya itulah namaku, F. Baik orangtuaku, kerabat, hingga teman-teman semua memanggilku dengan satu huruf konsonan itu.

Aku hingga kekinian tidak mengetahui kenapa bapak dan ibu hanya memberiku huruf F sebagai nama. Aku seringkali bertanya kepada mereka, “Kenapa namaku hanya F saja?”

Pertanyaan itu kusodorkan kepada bapak dan ibu berkali-kali, tapi mereka hanya terdiam, tak pernah menjawab.

Suatu waktu, aku tak lagi memaksa mereka menjelaskan alasan kenapa memberiku satu huruf saja.

Tapi, aku cuma ingin mengetahui, bagaimana cerita mereka sampai hanya memberiku nama F. Tapi, lagi-lagi mereka tak mau menjawab.

F adalah nama yang simpel, tapi pengaruhnya dalam hidupku tak sesederhana itu. Aku kerap merasa kebingungan menjawab pertanyaan teman-teman, guru, dosen, atau orang-orang yang berkenalan.

Saat berkenalanan denganku, mereka rata-rata merasa heran serta meluncurlah pertanyaan yang sebenarnya itu-itu melulu, “Kok bisa namanya F saja?”

Aku pernah mendapat pengalaman unik saat mengurus pembuatan SIM C tahun lalu, 2017. Saat itu, petugas kesulitan memasukkan namaku ke dalam sistem digital mereka karena hanya terdiri dari satu kata.

Dia bilang, sistem digital mensyaratkan nama minimal berjumlah tiga karakter. Akhirnya, sebagai solusi, petugas itu menuliskan namaku menjadi”.F.”

baca juga

Jadi, di SIM, namaku menjadi ”Titik F Titik”.

Aku juga sering dirisak alias di-bully karena persoalan namaku yang tak lazim. Sebab, nama anak-anak Indonesia biasanya panjang.

Belum lama ini, aku kembali mendapat masalah. Perangkat desa ke rumah karena mereka kebingungan atas namaku.

Mereka mau memeriksa, apa benar aku hanya bernama F. Kecurigaan mereka cukup beralasan, karena tahun depan akan ada Pilpres 2019.

Walau banyak kendala, seiring aku terus bertumbuh dewasa, persoalan nama ini membuatku legawa. Kupikir, namaku yang F saja adalah hadiah terbaik dari bapak dan ibu.

Sempat terpikir untuk mengubah namaku sendiri. Tapi, itu artinya aku harus mengubah akta kelahiran, ijazah SD, SMP, hingga SMA. Belum surat-surat lain.

Akhirnya, aku memilih menikmati memiliki nama F. Ya, akulah si F.

F berfoto di rumahnya Dukuh Sutran, RT 003/RW 005, Desa Bolali, Wonosari, Klaten, Selasa (6/11 - 2018). [Solopos/Cahyadi Kurniawan]
F berfoto di rumahnya Dukuh Sutran, RT 003/RW 005, Desa Bolali, Wonosari, Klaten, Selasa (6/11 - 2018). [Solopos/Cahyadi Kurniawan]

***

F sedang sibuk di hadapan komputer jinjingnya saat Solopos.com—jaringan Suara.com, menyambangi rumahnya di Dukuh Sutran RT3/RW5, Desa Bolali, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (6/11/2018).

Perempuan berhijab itu mengakui, hingga kekinian tidak mengetaui alasan maupun sejarah orang tuanya memberi nama F.

”Pernah kawan-kawan meminta melihat akta kelahiran atau foto untuk memastikan bahwa namaku F. Saat berkenalan dengan dosen, teman, guru, semuanya kaget dan bingung,” tutur perempuan kelahiran Klaten, 2 November 1999.

Namun, putri pasangan Prawoto (53), dan Sri Lestari (50), itu mengakui dari namanya kerap mendapatkan hoki.

Ia mudah akrab dengan teman-temannya. Sebab, mereka mudah mengingat namanya.

Kakak kandung F, Tissa Karunia (24), menceritakan nama F merupakan pemberian ayah. Ia tidak tahu kenapa adik semata wayangnya itu diberi nama demikian. Kelahiran F terbilang normal layaknya kelahiran bayi pada umumnya.

“Tak ada kejadian khusus pas lahir. Lahirnya di rumah, dibantu bidan,” tutur Tissa.

Ia menceritakan belum lama ini, perangkat desa datang ke rumahnya untuk memastikan nama adiknya betul F, tak kurang tak lebih.

“Ini kan mau pilpres. Senin (5/11) sore dari kabupaten, tak percaya kalau namanya cuma satu huruf. Padahal, sebelumnya sudah mengumpulkan Kartu Keluarga. Ternyata masih kurang, harus KTP juga. Kemarin, Pak Mudin datang ke sini minta lihat KTP,” urai Tissa.

Sementara kedua orangtua F tidak berada di rumah. Kala itu, keduanya sedang menunggui kerabat yang opname di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Punya Uang, Bocah-bocah Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita

Tak Punya Uang, Bocah-bocah Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita

News | Rabu, 07 November 2018 | 17:37 WIB

Pasar Digital Kebon Watu Gede Dikonsep dalam Tampilan Jadoel

Pasar Digital Kebon Watu Gede Dikonsep dalam Tampilan Jadoel

Lifestyle | Minggu, 04 November 2018 | 18:00 WIB

Ini Dia 5 Provinsi 'Kandang Banteng' PDI Perjuangan

Ini Dia 5 Provinsi 'Kandang Banteng' PDI Perjuangan

News | Jum'at, 02 November 2018 | 17:36 WIB

Mayat Manusia Dicor dalam Tong, Dua Giginya Copot

Mayat Manusia Dicor dalam Tong, Dua Giginya Copot

News | Kamis, 01 November 2018 | 14:47 WIB

Rajungan Asal Pemalang Jawa Tengah Digemari Warga Dubai

Rajungan Asal Pemalang Jawa Tengah Digemari Warga Dubai

Bisnis | Kamis, 01 November 2018 | 10:18 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×