Geger Laskar Pemburu Perempuan Hamil di Banyuwangi

Reza Gunadha

Kamis, 08 November 2018 | 17:22 WIB
Geger Laskar Pemburu Perempuan Hamil di Banyuwangi
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Program menekan angka kematian ibu saat melahirkan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil mencuri perhatian di forum Open Government Partnership (OGP) Asia-Pacific Regional Meeting di Seoul, Korea Selatan.

Adalah program pembentukan ”Laskar Stop Angka Kematian Ibu dan Anak (SAKINA)” dari Puskesmas Sempu, Banyuwangi, yang dinobatkan sebagai “The Most Interested Innovation” dalam forum yang diikuti inovator dari 79 negara di wilayah Asia-Pasifik, termasuk dari Indonesia yang diwakili oleh Banyuwangi.

“Kami berharap prestasi ini menyuntikkan semangat kepada Puskesmas dan berbagai institusi lain di Banyuwangi untuk terus berinovasi dan berkreativitas,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, seperti dilaporkan Beritajatim.com, Kamis (8/11/2018).

Program Laskar Sakina sendiri berisi beragam program untuk menekan angka kematian ibu dan anak. Laskar tersebut beranggotakan kader kesehatan, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, PKK, hingga aparat kepolisian.

Laskar Sakina melakukan pendataan di lapangan terhadap kesehatan ibu, terutama ibu hamil berisiko tinggi.

Ibu hamil itu kemudian didampingi, dikumpulkan dalam jambore ibu hamil, hingga dilakukan antar-jemput di masing-masing rumah.

Sasaran utama program adalah ibu hamil berisiko tinggi, dengan kriteria antara lain berusia kurang dari 20 tahun dan di atas 35 tahun, jarak kelahiran anak yang terlalu dekat, memiliki riwayat hipertensi, dan tinggi badan kurang dari 150 sentimeter.

Dalam perjalanannya, program ini kemudian melibatkan para pedagang sayur keliling (mlijo) yang ditugaskan mencari, menemukan, dan melaporkan ibu hamil baru dengan risiko tinggi di wilayah mereka berjualan.

Para penjual sayur dilibatkan karena mereka bekerja sampai ke pelosok kampung serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.

baca juga

“Hal ini penting, karena banyak kasus tingginya kematian ibu dan bayi disebabkan oleh kehamilan yang beresiko. Kalau hanya mengandalkan tenaga bidan puskesmas, sangat tidak mungkin karena jumlahnya terbatas sementara wilayah kerjanya luas. Dan ternyata, pelibatan mlijo ini justru yang dianggap menarik oleh OGP karena update data bisa didapatkan setiap hari,” kata Anas.

Kepala Puskesmas Sempu Hadi Kusaeri menambahkan, untuk menjalankan tugasnya, para penjual sayur dibekali fasilitas dari Puskesmas berupa smartphone, pulsa, keranjang yang ditempeli edukasi soal kehamilan, dan sepatu bot.

Dengan fasilitas itu, mereka mengirim informasi secara online saat menemukan ibu hamil berisiko tinggi.

“Berkat program ini, mulai periode Januari 2017 hingga September 2018 ini angka kematian ibu dan bayi di wilayah kami bisa ditekan sampai nol alias zero,” pungkas Hadi.

Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul ”Program Pemburu Ibu Hamil Banyuwangi Raih Penghargaan di Korea Selatan”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jazz Gunung Ijen 2018 Hanya 1 Hari, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Jazz Gunung Ijen 2018 Hanya 1 Hari, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Lifestyle | Senin, 10 September 2018 | 20:30 WIB

Bertemu Ulama Banyuwangi, Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup

Bertemu Ulama Banyuwangi, Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup

News | Senin, 10 September 2018 | 14:45 WIB

Guru Beri Hukuman Tak Wajar, Kaki 6 Siswa SD Kesakitan

Guru Beri Hukuman Tak Wajar, Kaki 6 Siswa SD Kesakitan

News | Sabtu, 01 September 2018 | 18:59 WIB

Citilink Buka Rute Internasional Baru, Banyuwangi - Malaysia

Citilink Buka Rute Internasional Baru, Banyuwangi - Malaysia

Lifestyle | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 12:00 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×