Guru Beri Hukuman Tak Wajar, Kaki 6 Siswa SD Kesakitan

Reza Gunadha

Sabtu, 01 September 2018 | 18:59 WIB
Guru Beri Hukuman Tak Wajar, Kaki 6 Siswa SD Kesakitan
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono. [dok.TIMES Indonesia]

Suara.com - Wajah dunia pendidikan di Indonesia kembali tercoreng karena guru  memberikan hukuman kepada anak didik di luar batas kewajaran.

Termuktahir, oknum guru di SD Negeri 1 Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, memberikan hukuman hingga kaki 6 siswanya sakit.

Keenam siswa tersebut, seperti diberitakan TimesIndonesia—jaringan Suara.com, dihukum lari keliling lapangan sebanyak 10 kali. Mereka yang masih duduk di bangku kelas 4 tersebut, diduga dipaksa lari tanpa sepatu.

Keterangan IW, salah satu wali murid, kejadian tersebut menimpa buah hatinya pada saat mata pelajaran ekstra kurikuler seni tari.

Saat proses belajar mengajar berlangsung, sang guru, Lutviana, meninggalkan kelas. Karena ada keperluan.

"Lalu anak-anak ramai, ketika guru kembali ke kelas, langsung dihukum lari. Yang saya sesalkan, kenapa tidak boleh pakai sepatu," kata IW, Sabtu (1/9/2018).

Padahal, lanjutnya, hukuman yang diberikan adalah lari berkeliling lapangan sebanyak 10 kali. Sedang kondisi lapangan cukup terjal dan hanya sebagian yang telah dipaving.

"Ya kaki anak saya jadi sakit sekarang, kaos kaki yang dipakai juga langsung bolong, padahal itu baru beli," ungkapnya dengan nada jengkel.

Kepada wartawan, Lutviana, selaku guru penghukum, mengakui adanya hukuman lari keliling lapangan. Namun, soal lari tanpa sepatu, dia menyebut itu adalah inisiatif dari 6 siswa terhukum.

baca juga

"Mereka sendiri yang lari tanpa sepatu, saya tidak menyuruh," ucapnya.

Kepada awak media, Kepala Sekolah SDN 1 Plampangrejo, Umi Baroroh, malah membantah adanya kejadian tersebut. Meskipun Lutviana, si guru mata pelajaran telah mengakui.

"Tidak ada anak buah saya seperti itu," katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono menegaskan, setiap pengaduan masyarakat akan langsung ditindak lanjuti.

"Dinas akan turunkan tim, untuk klarifikasi tentang kebenaranya," ungkapnya.

Berita ini kali pertama diterbitkan Timesindonesia.co.id dengan judul “Dihukum Lari Tanpa Sepatu, 6 Siswa SD di Banyuwangi Mengeluh Kesakitan”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahanan dan Istri Tewas Berpelukan di Lapas Lumajang

Tahanan dan Istri Tewas Berpelukan di Lapas Lumajang

News | Sabtu, 01 September 2018 | 15:57 WIB

Citilink Buka Rute Internasional Baru, Banyuwangi - Malaysia

Citilink Buka Rute Internasional Baru, Banyuwangi - Malaysia

Lifestyle | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 12:00 WIB

Jemaah Islam Rabu Alif Wage Baru Salat Idul Adha Hari Ini

Jemaah Islam Rabu Alif Wage Baru Salat Idul Adha Hari Ini

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 14:20 WIB

Idul Adha, Khofifah Minta Doa untuk Keselamatan Emil Dardak

Idul Adha, Khofifah Minta Doa untuk Keselamatan Emil Dardak

News | Rabu, 22 Agustus 2018 | 16:09 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×