Apes... Kadi Tewas Kena Jebakan Tikus Berlistrik Miliknya Sendiri

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 13 November 2018 | 07:15 WIB
Apes... Kadi Tewas Kena Jebakan Tikus Berlistrik Miliknya Sendiri
Hamparan sawah padi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Seorang petani, Kadi berusoa 58 tahun tewas terjengat jebakan tikus berlistrik yang dia pasang sendiri. Jebakan tikus itu dipasang di persawahan Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Ngawi.

Saat ditemukan oleh warga, kondisi Kadi sudah tewas tertelungkup di tepi pematang sawah. Korban yang saat itu sedang menengok sawah, diduga terpeleset dan terjatuh menimpa instalasi listrik untuk jebakan tikus yang menjadi hama utama padi akhir-akhir ini.

Kasubbag Humas Polres Ngawi AKP Eko mengatakan kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Dari pemeriksaan sejumlah saksi dikethaui, saat itu korban hendak mematikan arus listrik penjebak tikus di sawah.

“Ketika berada di pematang sawah, tiba-tiba korban terpeleset dengan posisi tengkurap menimpa kawat penjerat tikus yg teraliri arus listrik. Lalu datang tetangganya bernama Marno untk menolong tapi korban sudah tidak bernafas. Beberapa warga yang mencoba memberikan pertolongan namun nyawa korban tidak tertolong,” ungkapnya.

Polisi memastikan kematian Kadi adalah akibat tersengat listrik dari jebakan tikusnya sendiri. Hal ini dilihat dari luka bakar menggaris pada perut sebelah kanan sampai ke kemaluan. Polisi yang datang ke lokasi melakukan olah TKP pun mengambil instalasi kawat listrik jebakan untuk diamankan sebagai barang bukti.

Kasus ini menambah deretan panjang tewasnya warga akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawah. Selama 2018 ini sudah ada tujuh orang tewas karena tersengat listrik jebakan tikus. Rata-rata mereka petani warga Kecamatan Kwadungan, Geneng dan Padas.

Selain melarang penggunaan alat jebakan tikus tersebut, polisi mengancam akan menindak tegas kepada para pemilik jebakan tikus yang menggunakan aliran listrik tersebut.

“Itu adalah kelalaian dari pemilik sawah. Ini kejadian yang ketujuh akibat jebakan tikus. Saya perintahkan jajaran untuk melakukan pelarangan alat jebakan tikus tersebut. Baik Padas maupun Geneng kita akan kenakan pasal 359 KUHP. Ancaman maksimal di atas 5 tahun,” ungkap Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu.

Polisi juga akan berkordinasi dengan Dinas Pertanian setempat untuk lebih intensif memberikan penyuluhan kepada para petani tentang bahaya penggunaan alat jebakan hama tikus yang menggunakan aliran listrik tersebut.

Pihak keluarga korban telah menyatakan musibah tersebut dan tidak akan menuntut kepada siapapun. Istri korban meminta polisi tidak dilakukan otopsi atau pemeriksaan dalam dan hanya mengizinkan pemeriksaan luar saja.

“Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” imbuh AKP Eko. (BeritaJatim.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waduk Setu Patok Kering, Sawah di 3 Kecamatan Tak Bisa Ditanami

Waduk Setu Patok Kering, Sawah di 3 Kecamatan Tak Bisa Ditanami

News | Minggu, 21 Oktober 2018 | 15:55 WIB

Keluarga Ungkap Rahasia Rini Puspitawati Sebelum Kecelakaan

Keluarga Ungkap Rahasia Rini Puspitawati Sebelum Kecelakaan

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 14:16 WIB

Dikira Tewas di Jurang, Rumah Rini Puspitawati Dibanjiri Pelayat

Dikira Tewas di Jurang, Rumah Rini Puspitawati Dibanjiri Pelayat

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:52 WIB

Usai Tiduri Istri Tetangga, Kakek 60 Tahun Dibacok Pria Misterius

Usai Tiduri Istri Tetangga, Kakek 60 Tahun Dibacok Pria Misterius

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:38 WIB

Cinta Terlarang LC Cantik Berakhir Tragis di Jurang Sarangan

Cinta Terlarang LC Cantik Berakhir Tragis di Jurang Sarangan

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:47 WIB

Terkini

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB