Sodik: Sandiaga Lebih Cocok Disebut Santri Ketimbang Jokowi

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 14 November 2018 | 05:00 WIB
Sodik: Sandiaga Lebih Cocok Disebut Santri Ketimbang Jokowi
Sandiaga Uno saat berkampanye di Pasar Baru Panam, Pekanbaru, Riau, Senin (12/11/2018). (Dokumen: Dokumentasi Tim Sandiaga Uno)

Suara.com - Juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sodik Mudjahid berkomentar soal Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi yang disebut sebagai santri.

Menurutnya yang lebih pantas disebut santri adalah Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Sodik menjelaskan, Sandiaga lebih cocok dianggap sebagai santri ketimbang Jokowi berdasarkan penilaiannya sejarah, serta latar belakang keluarga.

“Kalau jujur, melihat sejarahnya, melihat keluarganya, rasanya lebih cocok Sandiaga disebut santri. Karena lahir dari keluarga yang dekat dengan Islam dan aktivis Islam,” jelas Sodik di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (13/11/2018).

Melihat semua orang bisa dinobatkan sebagai santri, membuat Sodik mengungkapkan mesti ada batasan dalam menyematkan predikat santri kepada seseorang.

Pasalnya, dirinya masih mengingat banyak yang protes Sandiaga disebut santri oleh Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid.

Batasan baru yang dimaksud Sodik ialah, seseorang yang disebut santri bukan hanya menguasai ilmu agama, belajar di pesantren, bahkan mampu membaca kitab kuning.

Namun, seseorang yang bisa disebut santri juga adalah yang terbiasa dengan budaya Islam, hingga memiliki akhlak-akhlak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Untuk diketahui, pernyataan bahwa Jokowi pernah menjadi santri di pondok pesantren di Situbondo, Jawa Timur, diungkap oleh Maruf Amin saat menghadiri acara doa bersama dengan ribuan santri dan ulama di Lebak, Banten.

baca juga

"Jokowi itu ternyata santri dari Situbondo," kata Ma'ruf Amin di Lebak, Senin (12/11).

Pernyataan serupa kembali diucapkan Maruf Amin di kediamannya di Menteng, Jakarta, Selasa. Maruf mengatakan Jokowi adalah santri setelah mendengar cerita dari salah satu kiai di Situbondo.

Menurut kiai tersebut, Jokowi memang tidak belajar di pesantren, namun mendapatkan ilmu agama. Maruf sendiri mengetahui Jokowi sebagai santri saat dia bertemu dengan sejumlah kiai di Sukorejo.

Dalam pertemuan itu, terungkap dari para kiai bahwa Jokowi ternyata santri di Situbondo dan belajar agama di Ponpes KH As'ad Samsul Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maruf: Petinggi NU Memaafkan, Tapi Warga Punya Logika Sendiri

Maruf: Petinggi NU Memaafkan, Tapi Warga Punya Logika Sendiri

News | Selasa, 13 November 2018 | 21:08 WIB

Ada Poster Jokowi Jadi Raja di Boyolali

Ada Poster Jokowi Jadi Raja di Boyolali

News | Selasa, 13 November 2018 | 20:58 WIB

Prabowo - Sandiaga Dilaporkan Mobilisasi Anak di Aksi Bela Tauhid

Prabowo - Sandiaga Dilaporkan Mobilisasi Anak di Aksi Bela Tauhid

News | Selasa, 13 November 2018 | 20:29 WIB

Soal Janji Sandiaga ke Milenial, Basarah: Jangan Over Simplistis

Soal Janji Sandiaga ke Milenial, Basarah: Jangan Over Simplistis

News | Selasa, 13 November 2018 | 20:03 WIB

Terkini

KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan

KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:06 WIB

PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa

PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:46 WIB

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:20 WIB

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:13 WIB

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×