Ada Poster Jokowi Jadi Raja di Boyolali

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 13 November 2018 | 20:58 WIB
Ada Poster Jokowi Jadi Raja di Boyolali
Kendaraan melintas di depan Alat Peraga Kampanye (APK) bergambar Capres Joko Widodo yang terpasang di pagar Bandara Adi Sumarmo, Ngemplak, Boyolali, Senin (12/11 - 2018) siang. [Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni]

Suara.com - DPC PDIP Boyolali, Jawa Tengah, akan mencopot alat peraga kampanye bergambar Calon Presiden nomor urut 1 Jokowi yang memakai mahkota bak raja.

Dalam poster tersebut, Capres Jokowi memakai kostum tradisional Jawa dengan mahkota di kepala. Berlatar warna merah, APK dilengkapi dengan logo PDIP dan kalimat ”Ayo Kita Bekerja untuk Rakyat”.

Pantauan wartawan Solopos—jaringan Suara.com, di Kecamatan Ngemplak, APK dipasang di sejumlah pohon di kawasan pinggir pagar Bandara Adi Soemarmo.

APK juga terlihat di pagar bandara. Perhitungan Solopos, ada sekitar empat APK bergambar sama dipasang secara berjajar.

Selain APK bergambar Capres Jokowi, di lokasi yang sama juga terlihat APK bergambar Jokowi – Maruf Amin.

Pasangan capres-cawapres itu mengenakan baju koko, berpeci, dan menangkupkan tangan di depan dada.

APK berlatar Masjid Agung Jawa Tengah itu ditulisi ucapan selamat maulid Nabi Muhammad SAW dengan angka satu tanpa logo partai pengusung.

Sekretaris DPC PDIP Boyolali Sarno mengatakan, akan segera menertibkan APK yang hanya memuat gambar Capres Jokowi beserta logo PDIP.

“Kalau sudah calon presiden itu kan paling tidak satu paket. Jokowi kan diusung beberapa parpol, nah di situ hanya tertera logo PDIP, kami tidak enak dengan partai yang lain,” kata dia.

Sarno menambahkan, pencopotan APK itu merupakan instruksi dari DPD PDIP Jateng, sehingga tanpa terkecuali semua APK akan dicopot.

Di Boyolali, pencopotan sudah dimulai sejak Minggu (11/11) malam dengan menginstruksikan kepada seluruh pimpinan anak cabang (PAC) se-Boyolali. Pencopotan akan dilanjutkan dengan gambar serupa yang banyak menempel di angkutan umum. Meski demikian Sarno belum dapat memastikan total jumlah APK tersebut.

Sarno menegaskan, APK tidak dipasang oleh tim pengusung Jokowi – Maruf. Apalagi pemasangan APK ada di pohon yang tidak sesuai dengan peraturan kampanye.

“Kami juga tidak mau melanggar peraturan terkait pemasangan itu,” tambah dia. Hingga kini belum diketahui siapa yang memasang APK bergambar Jokowi tersebut.

Berita ini kali pertama diterbitkan Solopos.com dengan judul ”DPC PDIP Boyolali Tertibkan APK Gambar Jokowi Bermahkota

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo - Sandiaga Dilaporkan Mobilisasi Anak di Aksi Bela Tauhid

Prabowo - Sandiaga Dilaporkan Mobilisasi Anak di Aksi Bela Tauhid

News | Selasa, 13 November 2018 | 20:29 WIB

Jokowi Disebut Santri dari Situbondo, JK: Tak Pernah Dengar

Jokowi Disebut Santri dari Situbondo, JK: Tak Pernah Dengar

News | Selasa, 13 November 2018 | 18:08 WIB

Sandiaga Janjikan Kursi Menteri, TKN Jokowi Sindir Program OK OCE

Sandiaga Janjikan Kursi Menteri, TKN Jokowi Sindir Program OK OCE

News | Selasa, 13 November 2018 | 15:31 WIB

Sebut Jokowi Santri Situbondo, Begini Penjelasan Ma'ruf Amin

Sebut Jokowi Santri Situbondo, Begini Penjelasan Ma'ruf Amin

News | Selasa, 13 November 2018 | 13:41 WIB

Terkini

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:36 WIB

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:26 WIB

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:38 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:05 WIB

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB