Sampah Jadi 'Hantu' Menakutkan di Pintu Air Manggarai, Kenapa?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 14 November 2018 | 07:15 WIB
Sampah Jadi 'Hantu' Menakutkan di Pintu Air Manggarai, Kenapa?
Petugas kebersihan DKI Jakarta mengeruk sampah menggunakan alat berat di pintu air Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (12/11). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Petugas Satuan Pelaksana Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat wajib bersiaga saat memasuki musim penghujan guna mengantisipasi agar sampah tidak menumpuk di Pintu Air Manggarai.

Ketua Satuan Pelaksana UPK Badan Air Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat Rohmat mengatakan petugas pintu air yang berada di aliran Sungai Ciliwung selalu memantau termasuk penjaga Pintu Air Manggarai selama 24 jam.

"Kewajiban kami di sini, memantau arus air apa terhambat, ada peningkatan atau aktifitas airnya seperti apa kami harus bersiaga dan mengabarkan perkembangannya," kata Rohmat di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Pintu air Manggarai yang menjadi pintu air terakhir sebelum aliran sungai Ciliwung terpecah ke danau Istiqlal dan Kanal Barat, lanjut Rohmat seakan menjadi pusat kontrol terakhir aliran air sungai Ciliwung dari hulu ke hilir di Teluk Jakarta.

Sebagai tempat terakhir sebelum percabangan sungai Ciliwung, bukan hanya air dari kawasan hulu yang datang, namun juga berbagai macam sampah seperti batang pohon, plastik, styrofoam, kasur bahkan hingga kulkas turut terbawa derasnya debit air kala cuaca sedang hujan.

Akhirnya, Rohmat dan timnya harus rela kerja "lembur" untuk membersihkan sampah tersebut demi aliran air yang bisa lancar tidak terhambat sampah yang menggunung seperti ketika hujan mengguyur Jabodetabek Minggu malam yang membawa tumpukan sampah ratusan ton.

"Saya tidak mengerti bagaimana sampah-sampah itu bisa sampai ada di sungai. Jika sudah begitu, kami harus siaga di sini mengangkat sampah hingga air tidak terganggu oleh tumpukan sampah," ucap Rohmat.

Selasa (13/11/2018), proses pengangkutan sampah, terdapat ratusan ton sampah Kali Ciliwung tiba di Pintu Air Manggarai Jakarta Pusat usai hujan deras melanda Jabodetabek pada Minggu petang (11/11/2018).

Kendati demikian, Rohmat menyatakan hal tersebut menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi dia dan timnya, karena sedikit banyak membantu mengurangi resiko banjir di Jakarta walau banyak kendala yang dihadapinya.

Salah satu kendalanya adalah alat berat dapat beroperasi memiliki lengan pengeduk yang panjangnya terbatas dan tidak bisa menjangkau ke bagian tengah sungai.

"Karenanya harus ada tenaga yang ke bawah menggunakan kabel sling untuk membantu pengerukan sampah oleh alat berat. Tapi bagusnya sih lebih panjang," ucap Rohmat yang sudah dua tahun menjadi kepala di Manggarai.

Hingga saat ini, sampah yang diangkut dari pintu air Manggarai sebanyak 77 truk berkapasitas masing-masing truk sekitar dua ton, dengan rincian 66 truk pada Senin (12/11/2018) dan 11 truk pada Selasa hingga pukul 14.00 WIB. Petugas pun masih melakukan pekerjaan untuk mengangkut sampah tersebut.

Sampah itu, disebut Rohmat, kerap menjadi salah satu penyebab banjir karena air tidak leluasa mengalir. Namun dengan sudah banyaknya sampah yang diangkut, kini debit air di pintu air Manggarai terpantau pada batas normal sekitar 600 sentimeter.

"Harapan saya, termasuk kita semua mungkin agar jangan ada lagi sampah di sungai dan Jakarta tidak banjir lagi," ucap Rohmat menambahkan.

Kemudian sampah dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Jalan Perintis Kemerdekaan dan selanjutnya dibawa oleh truk yang lebih besar ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara McDonald's Indonesia Kurangi Sampah Plastik

Begini Cara McDonald's Indonesia Kurangi Sampah Plastik

Press Release | Selasa, 13 November 2018 | 11:47 WIB

TV Hingga Kulkas Bekas Tiap Hari Nyangkut di Pintu Air Manggarai

TV Hingga Kulkas Bekas Tiap Hari Nyangkut di Pintu Air Manggarai

News | Selasa, 13 November 2018 | 11:09 WIB

Dikeruk Pagi hingga Malam, Sampah Pintu Air Manggarai Berkurang

Dikeruk Pagi hingga Malam, Sampah Pintu Air Manggarai Berkurang

News | Selasa, 13 November 2018 | 09:29 WIB

Petugas Air Manggarai, Ikhlas Bertaruh Nyawa Demi Jakarta Bersih

Petugas Air Manggarai, Ikhlas Bertaruh Nyawa Demi Jakarta Bersih

News | Senin, 12 November 2018 | 20:43 WIB

Masuk Musim Penghujan, Petugas Pintu Air Manggarai Berjaga 24 Jam

Masuk Musim Penghujan, Petugas Pintu Air Manggarai Berjaga 24 Jam

News | Senin, 12 November 2018 | 18:04 WIB

Terkini

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:27 WIB

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB