Gerindra dan Demokrat Panas, Kubu Jokowi: SBY Mulai Resah

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 16 November 2018 | 16:27 WIB
Gerindra dan Demokrat Panas, Kubu Jokowi: SBY Mulai Resah
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di kediamanya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin(30/7).Pertemuan ini adalah lanjutan dari pertemuan di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, pada Selasa (24/7) malam.[Suara.com/Oke Dwi Atmaja].

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin, Arsul Sani awalnya tidak mau mengomentari pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait komentar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyinggung janjinya.

Asrul menganggap tidak pantas mengomentari pernyataan SBY yang disampaikan melalui akun twitter @SBYudhoyono beberapa jam lalu.

"Lho nggak elok lah saya mengomentari mereka. Umum saja ya," ujar Arsul saat dihubungi, Jumat (16/11/2018).

Tetapi menurut Arsul, soliditas partai-partai pengusung dan pendukung Jokowi – Ma’ruf di Koalisi Indonesia Kerja lebih baik dibandingkan Koalisi Indonesia Adil Makmur (KIAM) yang mendukung pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

"Partai-partai pengusung PAS (Prabowo - Sandiaga) semakin terbuka menunjukkan kepada publik bahwa mereka tidak lebih dari setengah hati memenangkan PAS," kata Arsul.

Arsul menyebut efek ekor jas menjadi persoalan yang serius di koalisi Prabowo -Sandiaga. Tidak hanya itu, Asrul menganggap SBY sudah mulai resah karena belum melihat program-program kampanye pasangan calon nomor urut 02 tersebut.

"SBY tampaknya juga mulai resah dengan menyatakan PS (Prabowo - Sandiaga) perlu narasi kampanye yang jelas," ucap dia.

"Ini artinya di internal KIAM sendiri melihat bahwa PAS tidak punya tawaran alternatif kebijakan dan konsep selain hanya bermain-main dengan jargon-jargon besar seperti berhenti impor, ekonomi kita mbahnya liberal, dan lain-lain," sambungnya.

Asrul kemudian menerangkan parpol pendukung Jokowi – Ma’ruf selalu berbagi peran. Jokowi atau Ma’ruf Amin juga disebut selalu memperhatikan tim kampanye dan pendukung.

baca juga

"Pak Jokowi nya adil dalam memperhatikan partai-partai pengusungnya. Semua acara dan konsolidasinya dihadiri. Nggak peduli partai besar-kecil, parlemen atau non parlemen. Ketiga, ya diantara kami nggak ada isu mahar atau kardus uang," tandasnya.

Sebelumnya, SBY merespon pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyinggung janji SBY soal kampanye bersama memenangkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Dalam akun twitternya @SBYudhoyono, SBY awalnya tak ingin menanggapi pernyataan Muzani. Namun, SBY pun mengaku terpaksa merespon pernyataan Muzani karena nada yang disampaikan tak baik.

"Sebenarnya saya tak harus tanggapi pernyataan Sekjen Gerindra. Namun, karena nadanya tak baik & terus digoreng terpaksa saya respons," tulis SBY.

Tak hanya itu, SBY kembali menuliskan cuitan. SBY menyarankan, daripada menuding atau menyalahkan pihak lain lebih baik mengoreksi diri sendiri. 

"Daripada menuding & menyalahkan pihak lain, lebih baik mawas diri. Mengeluarkan pernyataan politik yg "sembrono", justru merugikan *SBY," kata SBY

SBY juga merasa belum melihat program-program yang ditawarkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut dua Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Saat ini rakyat ingin dengar dari Capres apa solusi, kebijakan & program yang akan dijalankan untuk Indonesia 5 tahun ke depan *SBY*," tulis SBY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasto PDIP: Masa Depan Prabowo - Sandiaga Suram

Hasto PDIP: Masa Depan Prabowo - Sandiaga Suram

News | Jum'at, 16 November 2018 | 14:37 WIB

SBY: Visi-Misi Tak Muncul Hanya Bikin Rakyat Bingung

SBY: Visi-Misi Tak Muncul Hanya Bikin Rakyat Bingung

News | Jum'at, 16 November 2018 | 12:13 WIB

Disenggol Gerindra, SBY: Karena Terus Digoreng, Terpaksa Respon

Disenggol Gerindra, SBY: Karena Terus Digoreng, Terpaksa Respon

News | Jum'at, 16 November 2018 | 11:41 WIB

Respons Sikap Muzani, SBY: Nadanya Tak Baik dan Terus Digoreng

Respons Sikap Muzani, SBY: Nadanya Tak Baik dan Terus Digoreng

News | Jum'at, 16 November 2018 | 11:37 WIB

Disinggung Gerindra Soal Janji, Ini Kata SBY

Disinggung Gerindra Soal Janji, Ini Kata SBY

News | Jum'at, 16 November 2018 | 11:26 WIB

Terkini

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Bekaci | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM

BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM

Kalbar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam

Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala

Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas

Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas

Batam | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:10 WIB

×