Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala

Muhamad Yasir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:15 WIB
Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala
Kediaman Kunaefi (51 tahun) di perumahan Griya Putra Mandiri RT.007/RW.009, Cipayung Jaya, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]
baca 10 detik
  • Kunaefi (51) ditemukan tewas dimutilasi setelah terlibat cekcok dengan tersangka Saepul di Depok.
  • Polisi berhasil menangkap tersangka Saepul di Pandeglang, Banten, saat pelaku diduga hendak melarikan diri.
  • Pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan sadis tersebut, termasuk dugaan pelaku merupakan penyuka sesama jenis.

Suara.com - Warga Perumahan Griya Putra Mandiri, Cipayung Jaya, Depok, tak menyangka Kunaefi (51), pria yang dikenal pendiam dan rajin beribadah, menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi.

Salah seorang tetangga korban, Yudi (40), mengatakan Kunaefi dikenal sebagai pribadi yang tertutup, namun tetap aktif mengikuti kegiatan warga dan salat berjemaah di musala.

"Orangnya pendiam, tapi nggak ada hal-hal menyimpang lah," katanya saat ditemui Suara.com di Griya Putra Mandiri, Cipayung Jaya, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).

Menurut Yudi, korban juga kerap mengajak kedua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar untuk salat berjemaah dan berbaur dengan warga.

"Saya sering salat berjamaah dengan almarhum. Biasanya salat sama anak-anaknya," ucapnya.

Yudi menambahkan, Kunaefi sebelumnya pernah bekerja cukup lama di Palu, Sulawesi Tengah. Namun belakangan ia sudah tidak lagi bekerja.

Geledah Kontrakan Pelaku

Inafis Polri menggeledah kontrakan yang pernah ditempati tersangka Saepul (26) di Jalan Belimbing RT 003/RW 05, Cipayung Jaya, Depok.

Ketua RT setempat, Aris, mengatakan Saepul tinggal bersama seorang pria bernama Jeje selama sekitar enam hingga tujuh bulan.

baca juga

Saat pertama kali datang, keduanya mengaku tinggal bersama untuk membuka usaha makanan. Namun, menurut Aris, mereka dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga.

"Agak tertutup. Ini jadi cambukan buat saya," ujarnya.

Pemilik kontrakan, Erna, juga mengaku tidak banyak berkomunikasi dengan kedua penyewa, selain ketika ada kerusakan di rumah kontrakan.

"Selebihnya kita gak pernah ketemu, kayak gitu. Paling kalau misalnya ada kerusakan," ujarnya.

Kolase foto Saepul (26) tersangka pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) yang jasadnya dibungkus karung di Depok. [Suara.com]
Kolase foto Saepul (26) tersangka pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) yang jasadnya dibungkus karung di Depok. [Suara.com]

Penyuka Sesama Jenis

Polisi menangkap Saepul di Panimbang, Pandeglang, Banten, saat diduga hendak melarikan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media

Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×