PSI: Koordinasi Tim Prabowo-Sandiaga Buruk

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 22 November 2018 | 14:05 WIB
PSI: Koordinasi Tim Prabowo-Sandiaga Buruk
Sekjen PSI Raja Juli Antoni saat ditemui wartawan di Polda Metro Jaya. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni berpendapat bahwa pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tak kredibel sebagai pemimpin masa depan. Dirinya menyebut jika tim kampanye Prabowo-Sandiaga memiliki koordinasi yang buruk.

"Ini adalah waktunya membuka mata rakyat bahwa memang oposisi tidak kredibel itu benar, satu orang ngomong A kemudian dibantah yang lain," kata Raja Juli di Polda Metro Jaya, Kamis (22/11/2018).

Raja Juli membeberkan contoh koordinasi yang buruk dalam tubuh tim pemenangan Prabowo-Sandiaga, yaitu pada saat wakil ketua tim kampanye Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera menjanjikan Prabowo akan menaikan gaji guru ketika menang namun segera dibantah oleh Prabowo sendiri.

"Ini sebenarnya yang lucu, ketika Mardani akan usulkan kenaikan gaji Rp 20 juta tapi kemudian dibantah sendiri oleh pak Prabowo dan pak Sandi," jelasnya.

Raja Juli juga memberikan contoh saat Hashim Djojohadikusumo mengusulkan uang braile, untuk kemudahan bertransaksi penyandang tuna netra. Menurutnya, hal tersebut tak diperlukan, karena sejak lama uang Indonesia sudah didesain untuk para disabilitas.

"Kita tahu semua sejak 2004 sudah ada. Teman tuna netra bisa mengidentifikasi pecahan 100 ribu," tutur Juli.

Lebih jauh, Raja Juli mengatakan buruknya koordinasi hari ini bisa jadi cerminan kepemimpinan Prabowo-Sandiaga ke depan. Dirinya meyakinkan Prabowo-Sandiaga bukan pemimpin negara yang baik.

"Ini menggambarkan ketika kekuasaan belum ada di tangan bahkan jauh dari tangan tapi mereka tidak miliki koordinasi yang baik. Jadi bagaimana menyandarkan kepemimpinan, memberikan kekuasaan kepada orang yang tidak memiliki cukup ilmu pengetahuan. Kedua, tidak mengerti koordinasi," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hukuman Jewer, PSI: Amien Rais Lupa Khitah Muhammadiyah

Hukuman Jewer, PSI: Amien Rais Lupa Khitah Muhammadiyah

News | Kamis, 22 November 2018 | 13:22 WIB

Kasus Ujaran Kebencian, Ketum PSI Grace Natalie Diperiksa Polisi

Kasus Ujaran Kebencian, Ketum PSI Grace Natalie Diperiksa Polisi

News | Kamis, 22 November 2018 | 12:00 WIB

SBY Kampanye Jelang Pencoblosan, Hinca: Jagoan Munculnya di Akhir

SBY Kampanye Jelang Pencoblosan, Hinca: Jagoan Munculnya di Akhir

News | Kamis, 22 November 2018 | 05:45 WIB

Disebut Hina Allah SWT, Caleg PSI Dilaporkan ke Polisi

Disebut Hina Allah SWT, Caleg PSI Dilaporkan ke Polisi

News | Rabu, 21 November 2018 | 15:51 WIB

Prabowo-Sandiaga Pikir-pikir Hadir di Reuni PA 212

Prabowo-Sandiaga Pikir-pikir Hadir di Reuni PA 212

News | Selasa, 20 November 2018 | 06:15 WIB

Terkini

Dipicu Sengkarut U-Turn, 5 Pelaku Tawuran Bersenjata Stik Golf di Saharjo Diringkus Polisi

Dipicu Sengkarut U-Turn, 5 Pelaku Tawuran Bersenjata Stik Golf di Saharjo Diringkus Polisi

News | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Viral Diklaim Bersama Istri Muda di Sukabumi, Polisi Tegaskan ASN Bogor Masih Hilang

Viral Diklaim Bersama Istri Muda di Sukabumi, Polisi Tegaskan ASN Bogor Masih Hilang

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Pool Party Ngoetfest di Sukabumi Tuai Kecaman, Ada Penari Berpakaian Renang

Pool Party Ngoetfest di Sukabumi Tuai Kecaman, Ada Penari Berpakaian Renang

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:46 WIB

Nuansa Milan Hadir di Jakarta, Pameran Desain Ini Tampilkan 55 Karya Pilihan!

Nuansa Milan Hadir di Jakarta, Pameran Desain Ini Tampilkan 55 Karya Pilihan!

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 20:43 WIB

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

News | Senin, 21 September 2026 | 20:41 WIB

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

News | Senin, 21 September 2026 | 20:40 WIB

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 20:35 WIB

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:34 WIB

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:27 WIB

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 20:23 WIB

×