Kapal Multi Prima 1 Tenggelam di Selat Bali, 7 ABK Hilang

Bangun Santoso

Sabtu, 24 November 2018 | 20:42 WIB
Kapal Multi Prima 1 Tenggelam di Selat Bali, 7 ABK Hilang
ilustrasi kapal tenggelam ( shutterstock )

Suara.com - Insiden kapal tenggelam kembali terjadi di perairan Indonesia. Kali ini kapal barang KM Multi Prima 1 dilaporkan tenggelam di perairan Selat Bali.

Dari informasi yang diterima Suara.com, kapal nahas tersebut berlayar dari Surabaya tujuan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal tersebut dilaporkan membawa 14 Anak Buah Kapal (ABK). Namun dari laporan terkini baru 7 ABK dinyatakan selamat, sementara 7 ABK lainnya dinyatakan hilang.

Menurut Kepala SAR Mataram, Nyoman, insiden kapal tenggelam itu terjadi pada Kamis (22/11/2018) sekitar pukul 18.00 WITA.

"Upaya SAR Mataram bersama instansi lainnya melakukan penyisiran di area kejadian," ujar Nyoman melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (24/11/2018).

Dari informasi lain, sebelum tenggelam, KM Multi Prima 1 tersebut sempat memancarkan kode bahaya sebanyak dua kali saat berada di Selat Bali. Kode ini kemudian diterima oleh nahkoda KM Cahaya Abadi 201.

Namun begitu sampai di titik di mana KM Multi Prima 1 memancarkan kode, kru KM Cahaya Abadi 201 menemukan serpihan barang dari kapal di sekitar lokasi. Mereka juga menemukan 7 ABK yang terombang-ambing di lautan dengan mengenakan jaket pelampung berteriak meminta tolong di Pulau Kapoposang, Bali.

Ketujuh ABK kemudian dievakuasi, sedangkan sisanya belum ditemukan hingga kini. ABK KM Cahaya Abadi juga menurunkan kapal sekoci untuk mencari ketujuh ABK lainnya namun hasilnya nihil.

Karena cuaca buruk di sekitar lokasi dan ombak setinggi 2 meter, ABK KM Cahaya Abadi memutuskan untuk kembali dan menangani 7 ABK yang berhasil dievakuasi terlebih dahulu dengan penanganan medis ala kadarnya. Ketujuh ABK KM Multi Prima dilaporkan lemas dan mengalami shock berat.

Usai melaporkan kejadian ini ke pihak syahbandar Bali dan Polair, KM Cahaya Abadi melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo dan tiba di pelabuhan pada hari Sabtu (24/11/2018).

baca juga

Kejadian ini juga dibenarkan Kapolres Probolinggo AKBP Edwwi Kurnianto.

"Betul, 7 korban ABK KM Multi Prima kapal barang tujuan NTT tenggelam diselamatkan KM Cahaya Abadi yang akan berlabuh di sini. Kita akan melakukan evakuasi dan penangan medis 7 korban" ujar Edwwi.

7 ABK KM Multi Prima 1 lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR, TNI AL dan Polair Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Monumen Tragedi KM Sinar Bangun akan Dibangun di Danau Toba

Monumen Tragedi KM Sinar Bangun akan Dibangun di Danau Toba

News | Minggu, 19 Agustus 2018 | 15:28 WIB

Kapal Arung Samudera Tenggelam di Bengkulu, 7 Orang Hilang

Kapal Arung Samudera Tenggelam di Bengkulu, 7 Orang Hilang

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 11:55 WIB

Kapal Liputan XII Kandas di Selat Bali, 25 Penumpang Dievakuasi

Kapal Liputan XII Kandas di Selat Bali, 25 Penumpang Dievakuasi

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 16:41 WIB

3 ABK Hilang di Laut Jepang, Indonesia Minta Korsel Serius Cari

3 ABK Hilang di Laut Jepang, Indonesia Minta Korsel Serius Cari

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 22:14 WIB

3 Warga Negara Indonesia Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Jepang

3 Warga Negara Indonesia Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Jepang

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 22:02 WIB

Terkini

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×