Acara The Economist, Prabowo Prihatin Banyak Ulama Dicap Radikal

Bangun Santoso

Rabu, 28 November 2018 | 10:18 WIB
Acara The Economist, Prabowo Prihatin Banyak Ulama Dicap Radikal
Prabowo Subianto jadi pembicara utama di Gala Dinner The Economist. (Dok. Partai Gerindra)

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto meyakini mayoritas umat Islam di Indonesia adalah muslim yang moderat dan berpandangan Islam sebagai jalan tengah yang membawa manfaat bagi seluruh alam.

"Saya yakin bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia adalah moderat dan mereka lelah sekali dikategorikan dalam politik yang radikal. Tapi sekali lagi, merupakan tanggung jawab seorang pemimpin untuk memimpin, pemimpin harus mengajar," kata Prabowo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Hal itu dikatakan Prabowo Subianto saat menjadi pembicara utama di The World 2019 Gala Dinner yang diselenggarakan majalan terkemuka dunia The Economist di Singapura, Selasa (27/11) malam.

Menurut Prabowo, pemimpin memiliki peran penting dalam mendidik umat dan mengayomi ulama agar tidak tersesat mengambil jalan radikal.

Dia mengaku prihatin ketika banyak ulama belakangan ini digolongkan dalam kelompok radikal.

Namun Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu optimistis melihat mayoritas pemuka agama di Indonesia mengecam radikalisme dan mengampanyekan ajaran Islam yang damai, Islam jalan tengah yang membawa manfaat bagi seluruh alam.

"Saya sangat optimistis karena saya melihat banyak pemuka agama di Indonesia yang mengecam radikalisme dalam bentuk apa pun, dan ajaran Islam menekankan ini," ujarnya seperti dilansir Antara.

Menurut Prabowo, pemimpin memiliki andil besar dalam meredam radikalisme dalam bentuk apa pun di Indonesia.Selain itu, dia menilai pemimpin juga wajib menyediakan lapangan pekerjaan bagi anak-anak muda agar optimisme mereka terus tumbuh.

"Maka saya yakin bahwa pemimpin yang baik akan bisa meredakan segala bentuk radikalisme," katanya.

baca juga

Prabowo melakukan kunjungan selama dua hari di Singapura yaitu Senin-Selasa (26-27 November) 2018.Dalam kunjungannya selama dua hari di Singapura, Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong pada Senin (26/11).

Dalam pertemuan tersebut, dirinya banyak membahas hal-hal strategis yang salah satunya adalah mengenai kebijakan ekonomi yang akan ia sampaikan pada acara the Economist World in 2019 Gala Dinner yang akan digelar Selasa (27/11) di Singapura.

Lalu pada Selasa (27/11) memenuhi undangan menjadi narasumber dalam acara the Economist World in 2019 Gala Dinner yang digelar oleh majalah ekonomi ternama dunia yakni The Economist.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Berharap Indonesia Bisa Seperti Singapura

Prabowo Berharap Indonesia Bisa Seperti Singapura

News | Rabu, 28 November 2018 | 08:47 WIB

Prabowo: Indonesia Butuh Orang Cerdas Bangun Demokrasi

Prabowo: Indonesia Butuh Orang Cerdas Bangun Demokrasi

News | Rabu, 28 November 2018 | 08:30 WIB

Prabowo Jadi Pembicara Utama Gala Dinner The Economist

Prabowo Jadi Pembicara Utama Gala Dinner The Economist

News | Rabu, 28 November 2018 | 08:25 WIB

Survei Median: Prabowo Amankan Muhammadiyah, Bersaing di Massa NU

Survei Median: Prabowo Amankan Muhammadiyah, Bersaing di Massa NU

News | Selasa, 27 November 2018 | 21:23 WIB

Warga Bergaji Tinggi yang Bilang Ekonomi Susah Dukung Prabowo

Warga Bergaji Tinggi yang Bilang Ekonomi Susah Dukung Prabowo

News | Selasa, 27 November 2018 | 20:40 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×