Heboh Kawanan Buaya Sungai Mendadak Bermunculan di Kalteng

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 06 Desember 2018 | 07:59 WIB
Heboh Kawanan Buaya Sungai Mendadak Bermunculan di Kalteng
Ilustrasi buaya. (Shutterstock)

Suara.com - Fenomena buaya menampakan diri di permukaaan sejumlah sungai di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah kembali terjadi dalam beberapa hari belakangan.

Masyarakat Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim dikagetkan dengan munculnya sejumlah buaya di daerah pemukiman warga. Satu ekor buaya di antaranya berhasil ditangkap warga.

"Kami sudah mendapat informasi penangkapan buaya itu. Kami masih berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat," kata Komandan Pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, Muriansyah sepert dilansir Antara di Sampit, Kamis (6/12/2018).

Muriansyah berharap warga tidak membunuh buaya tersebut. Seperti penangkapan buaya di lokasi lain sebelumnya, pihaknya mengevakuasi buaya itu untuk dilepasliarkan di hutan habitat buaya yang jauh dari permukiman penduduk.

Penangkapan buaya di Sungai Handi Sohor berawal ketika warga melihat lebih dari dua ekor buaya muncul di sungai itu. Beberapa warga kemudian berinisiatif menangkap salah satu buaya yang ukurannya tidak terlalu besar.

Berbekal tali dan kayu, warga berhasil menangkap buaya berukuran sekitar dua meter. Buaya yang terlihat memberontak itu menjadi tontonan warga. Bahkan banyak yang mengabadikannya menggunakan kamera telepon seluler.

"Warga menangkap buaya itu hanya menggunakan tali sederhana. Tapi yang ditangkap itu buaya yang tidak terlalu besar," kata Kepala Sekolah SDN 6 Samuda Kota, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Akhmad Afandi yang ikut menyaksikan kejadian saat melintas di kawasan itu.

Penangkapan buaya ini menjadi perhatian warga. Apalagi, masih ada buaya lain yang ukurannya lebih besar yang sempat terlihat muncul di kawasan itu.

Warga khawatir buaya-buaya tersebut mencelakai warga yang beraktivitas di sungai. Hingga saat ini masyarakat setempat masih banyak beraktivitas di sungai sehingga rawan menjadi korban sambaran buaya.

"Saya langsung mengingatkan murid-murid agar berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di sungai. Ini tentu sangat mengkhawatirkan karena masyarakat masih sering beraktivitas di sungai," kata Akhmad Afandi.

Populasi buaya di Sungai Mentaya dan anak sungainya diperkirakan masih cukup banyak. Serangan buaya terhadap manusia juga masih sering terjadi sehingga membuat masyarakat cemas ketika beraktivitas di sungai.

Setiap tahun hampir selalu ada kejadian buaya menyerang manusia. Bahkan ada korban yang tidak ditemukan hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pocong  Jatuh dari Lantai 2 Masjid, Kaki dan Tangan Patah

Pocong Jatuh dari Lantai 2 Masjid, Kaki dan Tangan Patah

News | Kamis, 29 November 2018 | 13:51 WIB

Gauli Istri Pria Tua hingga Hamil, Lelaki Gondrong Dibacok

Gauli Istri Pria Tua hingga Hamil, Lelaki Gondrong Dibacok

News | Jum'at, 23 November 2018 | 15:22 WIB

Ngeriii... Enam Buaya Misterius Nongol di Bengawan Solo

Ngeriii... Enam Buaya Misterius Nongol di Bengawan Solo

News | Jum'at, 16 November 2018 | 14:28 WIB

Detik-detik Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya saat Rumah Banjir

Detik-detik Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya saat Rumah Banjir

News | Jum'at, 16 November 2018 | 07:45 WIB

Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya saat Main Air Banjir di Rumah

Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya saat Main Air Banjir di Rumah

News | Jum'at, 16 November 2018 | 07:30 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB