Kesaksian Korban Saat Detik-detik Mencekam Penembakan di Trans Papua

Bangun Santoso

Jum'at, 07 Desember 2018 | 11:09 WIB
Kesaksian Korban Saat Detik-detik Mencekam Penembakan di Trans Papua
Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra

Suara.com - Dua orang yang merupakan tenaga tukang pembangunan SMP dan Puskesmas di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga berhasil selamat dalam penyerangan pos TNI di Mbua. Mereka menceritakan bagaimana detik-detik mencekam insiden penembakan di Trans Papua.

Saleh, seorang pekerja pembangunan Puskesmas di Mbua mengaku, saat terjadi penyerangan pos TNI di Mbua pada 3 Desember 2018 pagi setelah terjadi penembakan sejumlah pekerja di Distrik Yal, ia bersama sejumlah anggota dan pekerja lainya mengosongkan pos sekitar pukul 23.00 waktu Papua.

"Setelah kami kosongkan pos karena diserang itu, kami lari ke hutan sambil membawa jenazah anggota TNI yang tewas tertembak untuk menyembunyikan jenazah." kata Saleh kepada wartawan di Markas Batalyon 756/WMS, Rabu (5/12/2018).

Menurut dia, selama menyelamatkan diri itu, ia dan buruh bangunan lainnya yang lari bersama anggota TNI, saling bergantian mengangkat jenazah anggota TNI yang tewas menuju tempat yang dirasa aman ke arah Wamena.

“Kami menyelamatkan diri dari jam lima pagi hingga jam 7 malam sampai bisa ditemui tim aparat gabungan yang sudah tiba di Mbua. Yang menyerang kita ini ada mungkin puluhan orang," ujar Saleh seperti dilansir Jubi.

Seorang saksi lainnya, Makbul yang menjadi buruh pembangunan SMP Mbua mengungkapkan, pos TNI Mbua diserang mulai pukul 05.00 waktu Papua dan terjadi kontak senjata hingga malam hari sekitar pukul 19.00 waktu Papua.

"Pada saat penyerangan pos TNI itu, kebetulan ada empat orang yang berhasil lolos saat penembakan di distrik Yall yang kabur ke pos TNI sehingga kami diserang,” kata Makbul.

Saat penyerangan pos, kata dia, ada sejumlah pekerja yang terkena tembakan, lemparan batu dan penganiyaan lainnya, ada pula yang pura-pura meninggal dan semuanya berhasil lolos.

“Kita bergantian pikul jenazah sambil melarikan diri, kalau kita tidak lari semua pasti jadi korban,” ujar Makbul.

baca juga

Diketahui, satuan TNI terus berupaya menelusuri keberadaan warga sipil pada dua distrik di Kabupaten Nduga, Papua yakni Distrik Yigi dan Mbua untuk memperjelas identitas korban akibat insiden penembakan di Trans Papua oleh kelompok bersenjata.

Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi menyebutkan, hasil penyisiran dan pengejaran aparat gabungan TNI-Polri di Distrik Yigi dan Distrik Mbua hingga Jumat pukul 05.00 WIT, sebanyak 16 orang ditemukan meninggal dunia.

Sebanyak sembilan jenazah sudah dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, Papua, pada Kamis (6/12/2018). Sedangkan 20 orang lain ditemukan selamat mereka terdiri dari pekerja bangunan dan karyawan PT Istaka Karya.

Selain 20 pekerja konstruksi (pekerja bangunan) itu, terdapat empat orang warga setempat yang juga ikut dalam rombongan evakuasi sesuai manifest heli dan hercules saat proses evakuasi dari Nduga dan Wamena ke Timika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar Nama Korban Meninggal dan Selamat Insiden Penembakan di Trans Papua

Daftar Nama Korban Meninggal dan Selamat Insiden Penembakan di Trans Papua

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 10:18 WIB

7 Jenazah Korban Penembakan di Trans Papua Dievakusi ke Timika

7 Jenazah Korban Penembakan di Trans Papua Dievakusi ke Timika

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 10:02 WIB

Komisi I:  DPR Belasungkawa untuk TNI yang Gugur di Papua

Komisi I: DPR Belasungkawa untuk TNI yang Gugur di Papua

DPR | Jum'at, 07 Desember 2018 | 09:49 WIB

Penembakan di Trans Papua, 5 Pekerja PT Istaka Karya Belum Ditemukan

Penembakan di Trans Papua, 5 Pekerja PT Istaka Karya Belum Ditemukan

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 08:57 WIB

Cerita Heroik 2 Warga Nduga Selamatkan Pekerja Istaka Karya dari Penembakan

Cerita Heroik 2 Warga Nduga Selamatkan Pekerja Istaka Karya dari Penembakan

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 08:21 WIB

Terkini

Mitchell Baker Akhirnya Muncul Usai Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Apa Katanya?

Mitchell Baker Akhirnya Muncul Usai Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Apa Katanya?

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Bantu Jaga Skin Barrier, Ini 5 Cleanser Low pH dengan Formula Gentle

Bantu Jaga Skin Barrier, Ini 5 Cleanser Low pH dengan Formula Gentle

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:30 WIB

5 Cara Menghubungkan iPad ke Proyektor untuk Presentasi yang Lancar

5 Cara Menghubungkan iPad ke Proyektor untuk Presentasi yang Lancar

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Fenomena Overeducation Lulusan S1: Potret Ketimpangan Gelar dan Pekerjaan

Fenomena Overeducation Lulusan S1: Potret Ketimpangan Gelar dan Pekerjaan

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Ferry Paulus Kabulkan Permintaan Persija Jamu Persib Duluan di Stadion GBK

Ferry Paulus Kabulkan Permintaan Persija Jamu Persib Duluan di Stadion GBK

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Estimasi Biaya Tarif Ceramah KH Anwar Zahid 2026 dan Cara Menghubungi Manajemen

Estimasi Biaya Tarif Ceramah KH Anwar Zahid 2026 dan Cara Menghubungi Manajemen

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:23 WIB

5 Clay Mask Korea Kemasan Jar untuk Atasi Minyak dan Pori

5 Clay Mask Korea Kemasan Jar untuk Atasi Minyak dan Pori

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Saksi Kasus Bea Cukai Dikabarkan Meninggal Setelah Mangkir dari Panggilan KPK, Siapa Winda Lorenza?

Saksi Kasus Bea Cukai Dikabarkan Meninggal Setelah Mangkir dari Panggilan KPK, Siapa Winda Lorenza?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:17 WIB

4 Shade Lipstik Hanasui Warna Pink untuk Bibir Gelap, Gak Kelihatan Ungu!

4 Shade Lipstik Hanasui Warna Pink untuk Bibir Gelap, Gak Kelihatan Ungu!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Teknologi Ester Fortified Jaga Performa Motor di Jalur Ekstrem Touring Jarak Jauh

Teknologi Ester Fortified Jaga Performa Motor di Jalur Ekstrem Touring Jarak Jauh

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:15 WIB

×