Penembakan di Trans Papua, 5 Pekerja PT Istaka Karya Belum Ditemukan

Bangun Santoso

Jum'at, 07 Desember 2018 | 08:57 WIB
Penembakan di Trans Papua, 5 Pekerja PT Istaka Karya Belum Ditemukan
Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra

Suara.com - Jumat (7/12/2018) hari ini, Kodam XVII/Cnderawasih merilis data korban penembakan di Trans Papua, Kabupaten Nduga pada 2-3 Desember 2018 yang menewaskan sejumlah orang. Beberapa korban masih belum teridentifikasi, sementara lima di antaranya yang terdaftar sebagai karyawan PT Istaka Karya juga belum ditemukan.

"Hasil penyisiran dan pengejaran aparat gabungan TNI-Polri di Distrik Yigi dan Distrik Mbua per Jumat 7 Desember 2018 pukul 05.00 waktu Papua, 16 orang ditemukan meninggal dunia. Sembilan jenazah sudah dievakuasi ke Timika,” ungkap Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf. Dax Sianturi melalui rilis seperti dilansir Jubi.

Selain seorang anggota TNI yang tewas tertembak, sembilan jenazah yang sudah dievakuasi ke Timika itu semuanya diidentifikasi sebagai karyawan PT Istaka Karya, mereka adalah:

1. Agustinus T (Istaka Karya)
2. Jepry Simaremare (Istaka Karya)
3. Carly Zatrino (Istaka Karya)
4. Alpianus, M.(Istaka Karya)
5. Muh. Agus (Istaka Karya)
6. Fais Syahputra (Istaka Karya)
7. Yousafat (Istaka Karya)
8. Aris Usi (Istaka Karya)
9. Yusran (Istaka Karya)

Sementara tujuh jenazah lainnya masih belum bisa diidentifikasi. Lalu 20 orang lainnya ditemukan selamat. Mereka terdiri dari karyawan PT Istaka Karya, buruh bangunan dan pekerja tower Telkomsel.

Sedangkan data evakuasi korban selamat sesuai manifest helikopter dan hercules yang digunakan untuk mengevakuasi mencatat ada 22 nama yang telah dievakuasi.

"Proses identifikasi dan otopsi direncanakan akan dilakukan di RS Charitas Timika setelah korban dievakuasi," lanjut Wakapendam.

Sementara, dari 28 orang yang terdata sebagai pekerja PT Istaka Karya, tujuh orang dipastikan selamat, sembilan orang meninggal dunia, tujuh orang belum teridentifikasi dan lima orang belum ditemukan.

"Data tersebut akan terus diverifikasi dan diupdate sesuai perkembangan informasi," tulis Wakapendam.

baca juga

Akibat insiden penembakan di Trans Papua oleh kelompok bersenjata, berakibat pembangunan jalur Trans Papua di wilayah Nduga dihentikan sementara waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Heroik 2 Warga Nduga Selamatkan Pekerja Istaka Karya dari Penembakan

Cerita Heroik 2 Warga Nduga Selamatkan Pekerja Istaka Karya dari Penembakan

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 08:21 WIB

8 Teridentifikasi, 3 Jenazah Korban Penembakan di Papua Masih Dicari

8 Teridentifikasi, 3 Jenazah Korban Penembakan di Papua Masih Dicari

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 05:45 WIB

Penembakan di Papua, Tangis Keluarga Pecah Diberitahu Agus Tewas

Penembakan di Papua, Tangis Keluarga Pecah Diberitahu Agus Tewas

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 01:00 WIB

Juru Bicara OPM Sebby Sambom: Ini adalah Perang Kemerdekaan Papua

Juru Bicara OPM Sebby Sambom: Ini adalah Perang Kemerdekaan Papua

wawancara | Kamis, 06 Desember 2018 | 19:39 WIB

TPNPB: Kami Bukan Kriminal, Korban Tewas di Trans Papua Bukan Dieksekusi

TPNPB: Kami Bukan Kriminal, Korban Tewas di Trans Papua Bukan Dieksekusi

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 15:40 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×