Ogah Kalah di Kampung Halaman, Maruf Amin Kumpulkan Pengurus NU di Banten

Bangun Santoso

Senin, 17 Desember 2018 | 14:27 WIB
Ogah Kalah di Kampung Halaman, Maruf Amin Kumpulkan Pengurus NU di Banten
Cawapres nomor urut 1 Maruf Amin di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Tiga Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU di Banten, yakni PCNU Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon menggelar konsolidasi di pesantren milik Maruf Amin, Ponpes An-Nawawi, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Minggu (16/12/2018).

Usai konsolidasi, Maruf Amin memastikan seluruh wilayah di Banten akan dimenangkan pasangan Jokowi-Maruf. Ia merujuk hasil survei Media Survei Indonesia yang menyatakan kemenangan Jokowi-Maruf dengan 36,31 persen. Angka tersebut terpaut tipis dari Prabowo-Sandiaga yang meraup 34, 63 persen.

"Hari ini tiga cabang NU di Banten, Cabang Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon (berkumpul), kita melakukan konsolidasi untuk Bagaimana memenangkan pilpres di 3 wilayah itu. Karena utamanya di Kabupaten Serang dan Kota Serang, iya masih agak belum menggembirakan (hasil suaranya) karena itu harus ada upaya ekstra perlu ada gerakan masif,” kata Ma’ruf seperti diwartakan Bantenhits.com.

"Upaya kita untuk memenangkan, utama di Kabupaten Serang dan Kota Serang," sambungnya.

Berdasarkan survei Media Survei Indonesia, meski dinyatakan unggul di Banten, Jokowi-Maruf Amin kalah dari Prabowo-Sandiaga di kabupaten dan Kota Serang. Padahal di dua wilayah tersebut terdapat banyak pondok pesantren.

Pada November lalu, Jokowi dan Maruf Amin mengakui keunggulan Prabowo-Sandi di Banten. Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat menghadiri deklarasi dukungan dari keluarga besar alamarhum Tubagus Chasan Sochib, 3 November 2018.

Sementara itu, LSI Denny JA merilis hasil survei elektabilitas pada November 2018 menempatkan Partai Gerindra pemenang Pemilu 2019 di Banten. Kemenangan tersebut sekaligus menumbangkan dominasi PDIP dan Golkar di Tanah Jawara.

Survei LSI Denny JA menempatkan Partai Gerindra di posisi pemuncak dengan tingkat keterpilihan atau elektabiltas sebesar 26,5 persen, di bawahnya secara berurutan PDIP 19,3 persen, Partai Golkar 7,0 persen, Partai Demokrat 4,8 persen dan PPP sebesar 3,5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Hadiri Haul Kesembilan Gus Dur, Pekikan 'Jokowi No. 1' Menggema

Jokowi Hadiri Haul Kesembilan Gus Dur, Pekikan 'Jokowi No. 1' Menggema

News | Senin, 17 Desember 2018 | 14:15 WIB

Soal Insiden Perusakan Atribut Partai Demokrat, Begini Kata Maruf Amin

Soal Insiden Perusakan Atribut Partai Demokrat, Begini Kata Maruf Amin

News | Senin, 17 Desember 2018 | 14:12 WIB

Kepada Tim Kampanye, Jokowi: Hasil Survei Bisa Meleset

Kepada Tim Kampanye, Jokowi: Hasil Survei Bisa Meleset

News | Senin, 17 Desember 2018 | 12:50 WIB

Polda Dalami Dugaan Korupsi Proyek Budi Daya Jagung Senilai Rp 68,9 M

Polda Dalami Dugaan Korupsi Proyek Budi Daya Jagung Senilai Rp 68,9 M

News | Senin, 17 Desember 2018 | 12:25 WIB

Jubir Prabowo: Jokowi Jadikan Kemiskinan Sebagai Senjata di Pilpres 2019

Jubir Prabowo: Jokowi Jadikan Kemiskinan Sebagai Senjata di Pilpres 2019

News | Senin, 17 Desember 2018 | 12:05 WIB

Amien Rais dan Neno Warisman Ajak Warga Salat Malam Doakan Jokowi Lengser

Amien Rais dan Neno Warisman Ajak Warga Salat Malam Doakan Jokowi Lengser

News | Senin, 17 Desember 2018 | 08:21 WIB

Jadi Pengacara Kubu Jokowi, Yusril Bebaskan Kader PBB di Pilpres 2019

Jadi Pengacara Kubu Jokowi, Yusril Bebaskan Kader PBB di Pilpres 2019

News | Senin, 17 Desember 2018 | 07:30 WIB

Mimpi Amien Rais Bentuk Tim Pemulangan Jokowi ke Solo

Mimpi Amien Rais Bentuk Tim Pemulangan Jokowi ke Solo

News | Senin, 17 Desember 2018 | 05:40 WIB

Prabowo - Sandiaga Harus Menang, Amien Rais:  Supaya Umat Islam Bersatu

Prabowo - Sandiaga Harus Menang, Amien Rais: Supaya Umat Islam Bersatu

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 21:22 WIB

Jokowi Borong Minyak Kepayang

Jokowi Borong Minyak Kepayang

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 20:04 WIB

Terkini

KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi

KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:45 WIB

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:37 WIB

Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung

Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:35 WIB

ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik

ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:26 WIB

Prabowo Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Pilih Fokus Selesaikan Urusan Dalam Negeri

Prabowo Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Pilih Fokus Selesaikan Urusan Dalam Negeri

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:22 WIB

1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:17 WIB

PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi

PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:13 WIB

Polisi Disebut Sulit Memahami Korban, Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli di Madina Berlarut-larut

Polisi Disebut Sulit Memahami Korban, Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli di Madina Berlarut-larut

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:01 WIB

Biar Nggak 'Minta-minta' di Jalan, DPR Minta Polri Hidupkan Lagi Dana Patroli

Biar Nggak 'Minta-minta' di Jalan, DPR Minta Polri Hidupkan Lagi Dana Patroli

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:59 WIB

Sindir Polisi 'Ngumpet' di Lampu Merah, DPR Usul Dana Patroli Dihidupkan: Biar Nggak Nyetop Lagi!

Sindir Polisi 'Ngumpet' di Lampu Merah, DPR Usul Dana Patroli Dihidupkan: Biar Nggak Nyetop Lagi!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:57 WIB