Survei: Beda dengan Ahok, Reuni 212 Tak Bisa Jadi Alat Musuhi Jokowi

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 19 Desember 2018 | 18:34 WIB
Survei: Beda dengan Ahok, Reuni 212 Tak Bisa Jadi Alat Musuhi Jokowi
Aksi reuni 212 (Suara.com/Muhaimin A Untung)

Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei pasca penyelenggaraan acara Reuni 212 pada 2 Desember lalu. Hasilnya, acara Reuni 212 tidak bisa dijadikan alat untuk memusuhi Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Peneliti LSI Adjie Alfaraby menjelaskan bahwa acara Reuni 212 ternyata tidak memberikan pengaruh menaikkan elektabilitas kedua kandidat Capres - Cawapres. Hasil survei pasca Reuni 212 menunjukkan elektabilitas baik untuk Capres - Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin maupun Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga masih stagnan.

Salah satu yang menjadi penyebab itu ialah karena sosok Jokowi yang berbeda dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dari 1.200 responden sebanyak 74,6 persen setuju kalau gerakan Reuni 212 tidak bisa digunakan untuk menjadikan Jokowi sebagai common enemy pemilih muslim. Sedangkan 14,5 persen responden memilih setuju kalau ajang reuni 212 itu bisa digunakan untuk menjadikan Jokowi sebagai common enemy pemilih muslim dan 10,9 persen memilih untuk tidak tahu atau tidak menjawab.

"Dalam riset kualltatif, LSl Denny JA menemukan bahwa publik menilai Jokowi berbeda dengan Ahok. Saat itu, Ahok seakan menjadi musuh bersama umat Islam karena adanya dugaan penistaan agama Islam," kata Adjie di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (19/12/2018).

Survei itu dilakukan sejak tanggal 5 sampai 12 Desember 2018, dengan menggunakan metodologi sampel acak bertingkat. Survei itu melibatkan 1.200 responden dengan acara wawancara tatap muka dan dukungan media kuesioner.

Adapun ambang batas kesalahan survei mencapai kurang lebih 2,8 persen. Selain melakukan pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, survei itu juga dilengkapi metode grup diskusi terforkus, analisis isi media, dan wawancara mendalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kyai dan Santri di Jakarta Deklarasi Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

Kyai dan Santri di Jakarta Deklarasi Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 18:05 WIB

Perkenalkan Pak Jokowi, Saya Suparti Seorang Janda....

Perkenalkan Pak Jokowi, Saya Suparti Seorang Janda....

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 17:56 WIB

Ternyata Ma'ruf Tak Dongkrak Suara Pemilih Jokowi, Cuma Jadi Tameng

Ternyata Ma'ruf Tak Dongkrak Suara Pemilih Jokowi, Cuma Jadi Tameng

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 17:21 WIB

KPU Tetapkan Debat Capres-Cawapres Dilaksanakan di Jakarta, Ini Jadwalnya

KPU Tetapkan Debat Capres-Cawapres Dilaksanakan di Jakarta, Ini Jadwalnya

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 16:59 WIB

Terkini

Ombudsman Fungsinya Apa? Ini Tugas Utama dan Kisaran Gaji Pegawainya

Ombudsman Fungsinya Apa? Ini Tugas Utama dan Kisaran Gaji Pegawainya

News | Jum'at, 25 September 2026 | 09:53 WIB

Benjamin Netanyahu Sebut Negara Walk Out di Sidang PBB Pengecut, Termasuk Indonesia

Benjamin Netanyahu Sebut Negara Walk Out di Sidang PBB Pengecut, Termasuk Indonesia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 09:50 WIB

Rupiah Melemah Lawan Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Rupiah Melemah Lawan Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 09:50 WIB

Hilang 5 Hari! Remaja 14 Tahun Ditemukan Jadi Korban Asusila Pria 28 Tahun di Pasar Rebo

Hilang 5 Hari! Remaja 14 Tahun Ditemukan Jadi Korban Asusila Pria 28 Tahun di Pasar Rebo

News | Jum'at, 25 September 2026 | 09:42 WIB

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 09:25 WIB

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 09:15 WIB

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

×