Modus Perawatan Jenazah, RSUD Serang Diduga Palak Keluarga Korban Tsunami

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 26 Desember 2018 | 17:34 WIB
Modus Perawatan Jenazah, RSUD Serang Diduga Palak Keluarga Korban Tsunami
Kwitansi biaya mengurus jenazah korban tsunami. (ist/Bantennews.co.id)

Suara.com - Rumah Sakit Umum Daerah dr. Dradjat Prawiranegara, Serang, Banten diduga melakukan pungutan saat melakukan penanganan jenazah yang menjadi korban tsunami di Pantai Carita, Pandeglang, Banten. Parahnya, uang pungutan itu diduga mencapai jutaan rupiah.

Seorang warga bernama Badiamin Sinaga mengaku diminta biaya oleh pegawai Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) terkait perawatan jenazah dan transportasi. Rinciannya biaya itu untuk membayar untuk pemulasaraan jenazah, formalin dan mobil jenazah.

“Kejadian (pungutan biaya) itu benar terjadi. Mungkin dipikirkan karena korban orang Jakarta jadi akan mudah diminta uang,” kata Badiamin seperti dikutip Bantennews.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (26/12/2018).

Diduga pegawai RSUD yang melakukan aksi pungli berinsial L. Bahkan, terduga pelaku pungli itu memberika kuitansi kepada keluarga yang hendak mengambil jenazah korban tsunami

"Ada kuitansinya. Jelas tertulis di situ, kalau hanya omong-omong kan tidak ada bukti. Kalau ini ada buktinya, jelas," kata dia.

Dia mengatakan biaya tersebut untuk tiga jenazah keluarga yang tewas diterjang tsunami saat berlibur ke Pantai Carita, Pandgelang, Banten pada Sabtu (22/12/2018). Ketiga keluarganya berasal dari kawasan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Korban sedang berlibur di Carita saat peristiwa tsunami terjadi," tandasnya.

Nilai pungutan tersebut diduga bervariasi. Untuk korban atas nama Ruspin Simbolon, dikenakan Rp3.900.000 untuk biaya pemulasaraan jenazah, formalin dan mobil jenazah. Bayi Satria, Rp800.000 untuk biaya pemulasaraan jenazah, formalin serta korban atas nama Leo Manulang, Rp1.300.000 untuk biaya pemulasaraan jenazah dan formalin.

Terkait hal ini Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Dradjat Prawiranegara, Sri Nurhayati menyayangkan adanya aksi pungutan biaya terhadap korban tsunami. Namun, dia mengaku akan mendalami kasus tersebut. "Saya baru tahu dari Mas. Harusnya tidak boleh ada pungutan. Tapi saya akan pastikan dulu," kata Sri saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Nisan Salibnya Dipotong, Keluarga Dilarang Berdoa di Pusara Albertus

Selain Nisan Salibnya Dipotong, Keluarga Dilarang Berdoa di Pusara Albertus

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 20:29 WIB

28 Pekerja Dibunuh, Istaka Karya Janji Berikan Santunan ke Keluarga

28 Pekerja Dibunuh, Istaka Karya Janji Berikan Santunan ke Keluarga

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 18:46 WIB

Unggah Foto Jadi Korban Malapraktik, Keluarga Tikno Malah Dapat Teror

Unggah Foto Jadi Korban Malapraktik, Keluarga Tikno Malah Dapat Teror

News | Kamis, 29 November 2018 | 18:57 WIB

Keluarga Korban Lion Air Bakal Diberikan Santunan Rp 4,9 M

Keluarga Korban Lion Air Bakal Diberikan Santunan Rp 4,9 M

Bisnis | Rabu, 21 November 2018 | 20:41 WIB

Impian Hamidah Umrah Bareng Anak Kini Kandas

Impian Hamidah Umrah Bareng Anak Kini Kandas

News | Senin, 19 November 2018 | 16:38 WIB

Terkini

Mulai 1 Desember, Warga BekasiKarawang Bisa Naik Kereta Jarak Jauh Tanpa ke Jakarta

Mulai 1 Desember, Warga BekasiKarawang Bisa Naik Kereta Jarak Jauh Tanpa ke Jakarta

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:15 WIB

Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal

Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:15 WIB

Pekerja Informal Makin Dominan, Wirausaha Mandiri Melonjak Ketimbang Orang Kantoran

Pekerja Informal Makin Dominan, Wirausaha Mandiri Melonjak Ketimbang Orang Kantoran

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:13 WIB

Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar

Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 14:12 WIB

13 Kasus Penyadapan Pemimpin Negara, Ada Emmanuel Macron hingga Prabowo

13 Kasus Penyadapan Pemimpin Negara, Ada Emmanuel Macron hingga Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:12 WIB

Keunggulan Ini Buat Toyota Raih Kepuasan Tertinggi Konsumen Indonesia

Keunggulan Ini Buat Toyota Raih Kepuasan Tertinggi Konsumen Indonesia

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 14:10 WIB

Arti Mimpi Sholat Berjamaah Menurut Islam, Benarkah Jadi Tanda Doa Terkabul?

Arti Mimpi Sholat Berjamaah Menurut Islam, Benarkah Jadi Tanda Doa Terkabul?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:10 WIB

Bus Listrik Dinilai Bisa Tekan Biaya Transportasi, Bagaimana Bisa?

Bus Listrik Dinilai Bisa Tekan Biaya Transportasi, Bagaimana Bisa?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:09 WIB

5 Rekomendasi Sneakers Lokal Tahan Air dan Anti Licin untuk Musim Hujan

5 Rekomendasi Sneakers Lokal Tahan Air dan Anti Licin untuk Musim Hujan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:08 WIB

Eks Kabareskrim Susno Duadji Yakin Akan Ada Tersangka Penyadapan Prabowo di Luar Polri

Eks Kabareskrim Susno Duadji Yakin Akan Ada Tersangka Penyadapan Prabowo di Luar Polri

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:07 WIB

×