Cerita Prabowo dan Eks Panglima GAM, Dulu Lawan Sekarang Jadi Kawan

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 27 Desember 2018 | 09:32 WIB
Cerita Prabowo dan Eks Panglima GAM, Dulu Lawan Sekarang Jadi Kawan
Prabowo Subianto dan eks Panglima GAM Muzakir Manaf (baju putih berjenggot) kini jadi kawan setelah sebelumnya adalah musuh dan saling buru. (Dok. Tim Prabowo-Sandiaga)

Suara.com - Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menceritakan tentang jalinan persahabatannya bersama mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Muzakir Manaf. Padahal dulunya mereka pernah berada di kubu yang berlawanan.

Prabowo bertemu dengan Muzakir saat meresmikan kantor media center Komite Penenangan Aceh (KPA) Prabowo - Sandiaga di Banda Aceh pada Rabu (26/12/2018). Muzakir menjadi Ketua Komite Pemenangan Aceh.

Kehangatan antar keduanya tak serupa saat Prabowo masih aktif menjadi Pangkostrad. Kala itu, Prabowo menjadikan Muzakir sebagai buruannya.

Hal serupa juga berlaku sama bagi Muzakir, saat itu yang masih aktif menjadi Panglima GAM. Muzakir sangat ingin menculik bahkan membunuh Prabowo Subianto.

"Tidak ada orang membayangkan bagaimana Panglima GAM dan Panglima kostrad bisa jadi satu, saya juga tidak mengerti. Saya selalu cerita, saya bingung karena dulu beliau saya kejar-kejar, dan beliau pun selalu kejar-kejar saya. Begitu ketemu kita saling pelukan habis itu selesai," tutur Prabowo.

Cerita itu berbalik 180 derajat, Muzakir memiliki keinginan untuk masuk menjadi kader Gerindra. Prabowo sempat menolak keinginan Muzakir karena Prabowo tidak ingin Muzakir menjadi bawahannya. Meskipun begitu, Muzakir keras kepala dan tetap memaksa untuk masuk menjadi bagian dari Partai Gerindra.

"Akhirnya karena beliau dengan tekad yang kuat terus menerus, saya terima beliau masuk dan insyaallah kita bersama terus untuk Indonesia yang adil dan makmur," paparnya.

Di akhir ceritanya, Prabowo menyampaikan bahwa meskipun dirinya dan Muzakir sempat berseteru namun pada akhirnya mereka pun bisa menjalin persahabatan.

"Di situ saya ambil hikmah, bahwa kita semua saudara, bahwa kita bisa selesaikan masalah dengan keihlasan, kejernihan berfikir. Sehingga saya bersahabat dengan mualim yang merupakan suatu keanehan," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kala Prabowo Kenang Perjuangan Sang Ayah di Aceh

Kala Prabowo Kenang Perjuangan Sang Ayah di Aceh

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 06:54 WIB

Diundang ke Peringatan 14 Tahun Tsunami Aceh, Prabowo Merasa Terhormat

Diundang ke Peringatan 14 Tahun Tsunami Aceh, Prabowo Merasa Terhormat

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 00:05 WIB

Kubu Prabowo dan Jokowi Belum Sepakat, KPU Belum Tentukan Debat Terakhir

Kubu Prabowo dan Jokowi Belum Sepakat, KPU Belum Tentukan Debat Terakhir

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 21:20 WIB

Bela Amien Rais, Dradjad ke Lima Pendir PAN: Apa Tak Boleh Dukung Prabowo?

Bela Amien Rais, Dradjad ke Lima Pendir PAN: Apa Tak Boleh Dukung Prabowo?

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 20:58 WIB

Tak Ada Wagub, Sekda DKI Mengeluh Beban Tugas Bertambah

Tak Ada Wagub, Sekda DKI Mengeluh Beban Tugas Bertambah

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 20:17 WIB

Terkini

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB