Di Riau Ada Orang Mati Masih Dapat KIS, Kok Bisa?

Bangun Santoso

Kamis, 27 Desember 2018 | 11:38 WIB
Di Riau Ada Orang Mati Masih Dapat KIS, Kok Bisa?
Ilustrasi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS). (Antara/Dewi Fajriani)

Suara.com - Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang digagas oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi disebut ada yang tidak tepat sasaran. Sebab, masih banyak orang miskin yang tidak mendapat kartu pengobatan gratis tersebut.

Wakil ketua Komisi V DPRD Riau, Husaimi Hamidi mengatakan, ia mendapat keluhan dari masyarakat yang dinilainya kurang mampu tapi tidak dapat kartu KIS.

"Ada orang kaya dapat, miskin tidak dapat. KIS ini kan hak orang miskin, harusnya kan didata ulang setiap tahun, misalnya dia sekarang miskin, terus di kasih kebun, dua tahun dia sudah bisa panen, dia bukan masuk kategori miskin lagi," ungkap Politisi PPP ini, seperti diwartakan Riauonline.co.id, Rabu (26/12/2018).

Bahkan Husaimi mengaku pernah mendatangi masyarakat yang sakit parah di puskesmas. Namun ia tidak memiliki kartu KIS sehingga tidak bisa dirujuk.

"Ada pasien yang bahasa kasarnya nunggu mati saja lagi, sudahlah alat tidak ada, kartu KIS tidak ada sehingga tidak bisa dirujuk ke Duri," ujarnya.

Saat ia mencoba mempertanyakan kepada petugas puskesmas, pihak puskesmas mengaku tidak mengetahui kenapa si pasien tidak mendapat kartu KIS.

"Kepala Dinas Kesehatan juga mengaku tidak dilibatkan dalam pendataan orang miskin ini, karena pendataan orang miskin dilakukan oleh Dinas Sosial," tuturnya.

Selanjutnya, ia bertanya pada kepala desa. Jawaban yang sama, kepala desa juga mengaku tidak tahu sama sekali terkait proses pendataan orang miskin ini.

"Yang mendata harus berkoordinasi dengan kades dan lurah, itulah gunanya ada kades dan lurah, tapi kades bilang mereka tidak tahu," ujarnya lagi.

baca juga

Dari pengakuan kades, kata dia, data terkait orang miskin itu tiba-tiba sudah ada saja, dan diakui kades banyak yang tidak tepat sasaran.

"Pernah dulu mereka mengubah beberapa data, tapi yang keluar tetap yang sebelum diubah, bahkan ada ada yang sudah mati, tapi dapat KIS," kata dia.

Legislator asal Rohil ini tidak ingin menyalahkan pemerintah pusat sepenuhnya. Sebab ia menilai pemerintah pusat hanya menerima data dari daerah saja.

"Ketika tidak ada kerjasama dan koordinasi, maka ya jadinya begini, jalan sendiri," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Innalillahi, Bupati Kampar Aziz Zainal Meninggal Dunia

Innalillahi, Bupati Kampar Aziz Zainal Meninggal Dunia

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 09:58 WIB

Kepergok Jambret Emak-emak, Pecatan Polisi Ditangkap Warga

Kepergok Jambret Emak-emak, Pecatan Polisi Ditangkap Warga

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 09:18 WIB

Kubu Prabowo dan Jokowi Belum Sepakat, KPU Belum Tentukan Debat Terakhir

Kubu Prabowo dan Jokowi Belum Sepakat, KPU Belum Tentukan Debat Terakhir

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 21:20 WIB

Presiden Jokowi Bagi-bagi 4.000 Sertifikat Tanah di Cigombong Bogor

Presiden Jokowi Bagi-bagi 4.000 Sertifikat Tanah di Cigombong Bogor

Bisnis | Rabu, 26 Desember 2018 | 13:42 WIB

Pembebasan Lahan Bendungan Sukamahi dan Ciawi, Jokowi : Tinggal Bayar

Pembebasan Lahan Bendungan Sukamahi dan Ciawi, Jokowi : Tinggal Bayar

Bisnis | Rabu, 26 Desember 2018 | 11:32 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB