Status Kasus Jalan Gubeng Naik Penyidikan, Polisi Bidik Calon Tersangka

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 27 Desember 2018 | 16:13 WIB
Status Kasus Jalan Gubeng Naik Penyidikan, Polisi Bidik Calon Tersangka
Situasi terkini Jalan Raya Gubeng (Suara.com/Achamd Ali)

Suara.com - Penyidik Polda Jawa Timur telah meningkatkan status hukum terkait dugaan pelanggaran yang menyebabkan amblesnya Jalan Raya Gubeng. Status kasus tersebut kini naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Terkait status kasus ini, polisi berpeluang untuk menetapkan calon tersangka terkait insiden amblesnya jalan raya itu.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan menyebutkan para pihak yang kemungkinan menjadi tersangka di antaranya mulai dari bagian perencanaan hingga konsultan pengawas terkait proyek pembuatan sarana ritel dan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Siloam Surabaya.

"Penyidik sudah mulai mengarahkan kepada dugaan daripada pelaku ini yaitu dari perencana, dari pelaksana lapangan, dari pengawas lapangan, dan dari konsultan pengawas. Ini yang akan kami utamakan," kata Luki seperti dikutip Beritajatim.com, Kamis (27/12/2018).

Luki menyebutkan, alasan mendatangi lokasi amblesnya jalan itu untuk mencari bukti tambahan yang akan diteliti saat polisi menggelar perkara kasus tersebut.

"Hari ini saya sengaja datang ke sini membawa penyidik yang menangani kasus ini. Karena ini kami ingin meyakinkan lagi sekali lagi untuk melihat posisi-posisi barang bukti dan yang lain-lainnya dan melihat lokasi langsung," tandasnya.

Luki menambahkan, penyidik sudah mendapatkan bukti melalui pemeriksaan para ahli. Bukti itu nantinya akan dikaji dengan bukti tambahan lain yang ditemukan di lapangan.

"Di dalam proses penyidikan ini kami sudah mendapatkan masukan-masukan dari saksi para ahli, dari berbagai latar belakang begitu juga dokumen-dokumen dan dikuatkan lagi dengan barang bukti dan saksi-saksi," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nia Ramadhani dan Olla Ramlan Diperiksa Polisi Gara-gara Ini

Nia Ramadhani dan Olla Ramlan Diperiksa Polisi Gara-gara Ini

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 13:30 WIB

Operasi Judi Online, Tujuh WNA Asal Cina Diamankan Polda Jatim

Operasi Judi Online, Tujuh WNA Asal Cina Diamankan Polda Jatim

News | Senin, 24 Desember 2018 | 18:42 WIB

Polisi Jerat Lima Undang-Undang ke Tersangka Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Polisi Jerat Lima Undang-Undang ke Tersangka Amblesnya Jalan Raya Gubeng

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 18:01 WIB

Endorse Kosmetik Palsu, Via Vallen: Kalau Bahaya, Enggak Mungkin Saya Pakai

Endorse Kosmetik Palsu, Via Vallen: Kalau Bahaya, Enggak Mungkin Saya Pakai

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 21:17 WIB

Via Vallen Ubah Penampilan Kenakan Jilbab saat Diperiksa Polisi

Via Vallen Ubah Penampilan Kenakan Jilbab saat Diperiksa Polisi

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 13:07 WIB

Terkini

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB