Soal Kampanyenya Ditolak, Sandiaga: Saya di Sampang, Waduh Itu Bener-bener

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 03 Januari 2019 | 04:55 WIB
Soal Kampanyenya Ditolak, Sandiaga: Saya di Sampang, Waduh Itu Bener-bener
Cawapres Sandiaga Uno usai menghadiri acara pertemuan relawan JASMADI di Jakarta. (Suara.com/Ria)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno bantah ada penolakan dari masyarakat ketika dirinya melakukan kampanye di Sampang, Madura. Justru, Sandiaga mengklaim masyarakat di Sampang memiliki antusias yang tinggi terkait agenda blusukan kampanyenya itu.

"Enggak ada (penolakan) tuh. Pertama saya sudah tidak ada di dunia usaha, dari tahun 2015 saya sudah meninggalkan dunia usaha," kata Sandiaga di kawasan Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2019).

Diketahui, sekelompok orang atas nama Laskar Aswaja Indonesia Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur menolak kedatangan Sandiaga. Salah satu alasan penolakan itu karena Sandiaga diduga telah merusak lingkungan melalui industri tambang di Tumpang Pitu Banyuwangi.

Terkait hal tersebut, Sandiaga mengklaim selama berkampanye di daerah Sampang, tidak ada sekalipun melihat ada penolakan yang ditujukan kepadanya. Malah, kata Sandiaga, kondisi di lapangan justru masyarakat Sampang antusias menghadiri sejumlah acara yang didatanginya.

"Saya di Sampang kemarin, waduh itu bener-bener. Ibu-ibunya tadi pagi akhirnya enggak bisa senam, dorong-doronganan seperti itu. Saya enggak melihat ada penolakan. Malah justru mereka sangat betul-betul antusias," ujarnya.

Sandiaga bahkan mengungkapkan sejumlah tokoh masyarakat maupun pemuka agama di sana sangat menyambut kedatangannya. Sandiaga menyampaikan bahwa harapan dari masyarakat Sampang sendiri ialah agar Pilpres 2019 bisa berjalan dengan damai tanpa harus memecah belah bangsa.

Sebelumnya diberitakan, massa yang tergabung dalam Laskar Aswaja Indonesia Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, menolak kedatangan Calon Wakil Presiden nomor 02 Sandiaga Uno, Selasa (1/1/2019).

Aksi penolakan tersebut dilakukan di depan Monumen Perjuangan Sampang Kota, dengan panggung berhias spanduk bertuliskan menolak kedatangan Sandiaga Uno.

Selain panggung dan spanduk penolakan kedatangan cawapres pendamping Prabowo Subianto ini, massa juga memainkan musik tradisional dan memberikan selebaran penolakan kepada pengguna jalan yang sedang melintas.

Salah satu alasan penolakan itu ialah karena dia diduga memiliki dosa sosial ekologis yakni perampasan dan perusakan lingkungan melalui industri tambangnya kurang lebih 900 hektare lahan hijau di Tumpang Pitu Banyuwangi.

"Ketiga, Sandiaga Uno diduga merupakan Komisaris PT Duta Graha Indah (DGI) yang berganti nama PT Nusa Kontruksi Enjineering (NKE)" kata Abd Wahed, Koordinator Aksi Damai Laskar Aswaja Sampang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangkis Komentar Budiman Sudjatmiko, BPN: Prabowo Beberkan Realitas

Tangkis Komentar Budiman Sudjatmiko, BPN: Prabowo Beberkan Realitas

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 17:35 WIB

PKS Ajukan Tiga Nama ke Gerindra, Suhaimi Jadi Kandidat Wagub DKI

PKS Ajukan Tiga Nama ke Gerindra, Suhaimi Jadi Kandidat Wagub DKI

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 15:35 WIB

Sandiaga Klaim Bangun Tol Cipali Tanpa Utang, Kubu Jokowi: Bohong!

Sandiaga Klaim Bangun Tol Cipali Tanpa Utang, Kubu Jokowi: Bohong!

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 15:22 WIB

Sandiaga ke Pedagang: Pembangunan Infrastruktur Pemerintah Salah Kaprah

Sandiaga ke Pedagang: Pembangunan Infrastruktur Pemerintah Salah Kaprah

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 20:48 WIB

Sandiaga Uno Ditolak di Sampang, Perusahaannya Dinilai Rusak Lingkungan

Sandiaga Uno Ditolak di Sampang, Perusahaannya Dinilai Rusak Lingkungan

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 19:51 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB