Deretan Cuitan Panas Andi Arief, SBY Sampai Minta Maaf

Bangun Santoso

Kamis, 03 Januari 2019 | 09:55 WIB
Deretan Cuitan Panas Andi Arief, SBY Sampai Minta Maaf
Andi Arief bersama tim pengacara melaporkan balik relawan Kotak Adja di Polda Metro Jaya [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief dikenal lantang bersuara. Khususnya melalui akun media sosial Twitter miliknya @AndiArief_. Tak jarang, kicauan politisi Demokrat itu tak hanya membuat heboh media sosial, namun juga para politisi.

Terkini adalah cuitan soal kabar adanya tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Pelabuhan Tanjung Priok. Sontak, cuitan sang politisi Demokrat itu langsung ramai dan bikin heboh warganet.

Cuitan Andi tersebut ditulisnya pada Rabu (2/1/2018) pukul 20.05 WIB. Dalam tulisannya itu Andi meminta agar ada pihak yang mau mencari kebenaran atas adanya informasi yang beredar terkait dengan kecurangan Pemilu 2019.

"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena kabar ini sudah beredar," kicau Andi Arief.

Namun belakangan, cuitan itu dihapus dari Twitter. Karena ternyata, setelah dicek oleh KPU, dipastikan kabar itu adalah bohong alias hoaks. Terkait berita-berita yang beredar di media sosial itu, KPU sudah meminta agar polisi mengusut siapapun yang ikut menyebarkan informasi hoaks tersebut.

Mahar Rp 500 M hingga Jenderal Kardus

Kicauan Andi Arief soal Jenderal Kardus. (Twitter)
Kicauan Andi Arief soal Jenderal Kardus. (Twitter)

Jauh sebelum cuitan soal 7 kontainer surat suara, Andi Arief juga sempat membuat 'panas' suhu politik jelang pendaftaran capres dan cawapres pada Agustus 2018 lalu.

Kala itu, pada Rabu (8/8/2018) malam Prabowo Subianto tengah membahas bersama partai koalisi PAN dan PKS soal siapa sosok yang bakal dipilih sebagai cawapres. Saat itu, nama putra Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) digadang-gadang sebagai capres Prabowo selain Ustaz Abdul Somad, Anies Baswedan.

Namun belakangan, justru nama Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno yang muncul dan kuat bersanding dengan Prabowo.

baca juga

Kondisi itu membuat gerah Demokrat, terlebih Andi Arief menyebut bahwa Sandiaga Uno menggelentorkan uang Rp 500 miliar untuk PAN, dan PKS demi memuluskan jalannya menjadi cawapres Prabowo.

Tak hanya itu, Andi Arief pun berkicau dan menyebut Prabowo Subianto sebagai ‘jenderal kardus’, dan menolak kedatangan Prabowo ke kediaman SBY di Mega Kuningan Jakarta Selatan pada Rabu (8/8/2018) malam.

"Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaakan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghatgai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus," tulis Andi Arief dalam Twitternya.

Tak hanya sekali, cuitan tersebut disusul beberapa cuitan lain yang intinya mengkritisi Prabowo Subianto terkait penunjukkan bakal cawapres.

"Jenderal Kardus punya kualitas buruk, kemarin sore bertemu Ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. Belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh ditubruk uang sandi uno untuk mengentertain PAN dan PKS," kicau Andi Arief.

Kicauan Andi Arief di Twitter itu pun geger. Kubu koalisi Prabowo sempat memanas. Ketua DPP PKS Ledia Hanifa bahkan sempat berencana menempuh jalur hukum.

SBY Sampai Minta Maaf

Beberapa pekan kemudian, sekitar di bulan September, cuitan Andi Arief bahkan sampai membuat sang Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Permintaan maaf itu ditulis SBY melalui akun Twitter pribadinya @SBYudhoyono.

"Saya minta maaf kpd Presiden Jokowi & Jaksa Agung atas "tweet" Bung Andi Arief (AA), kader Demokrat, yg terlalu keras. Pernyataan spontan AA tsb mungkin berlebihan & membuat tak nyaman Pak Jokowi & Pak Prasetyo," tulis SBY Jumat (28/9/2018).

Duduk masalahnya adalah cuitan Andi Arief terkait hengkangnya Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara, Vicky Lumentut yang menjadi kader Partai Nasdem.

Oleh beberapa kalangan, cuitan Andi Arief dinilai menyerang Jokowi dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yang merupakan politisi Nasdem.

"Jokowi ini tahu apa pura2 gak tahu atau malah terlibat dalam urusan abuse of power jaksa agung yang menjadi ketua DPD Nasdem propinsi kejaksaan?," kata Andi Arief melalui akun twitternya @AndiArief_.

Dalam ciutannya, Andi Arief juga menyinggung soal ganti Presiden. Dia menuding Kejaksaan mempolitisasi kasus hukum.

"Kalau Jokowi memang terlibat dalam skandal jaksa agung jadi alat politik Nasdem, saya menyerukan #2018gantipresiden. Kejaksaan jadi alat politik Nasdem, lebih baik #2018gantipresiden dan pemilu dipercepat," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Ikut Sebarkan Hoaks Surat Suara, KPU Minta Polisi Periksa Andi Arief

Diduga Ikut Sebarkan Hoaks Surat Suara, KPU Minta Polisi Periksa Andi Arief

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 08:56 WIB

KPU Minta Polisi Lacak Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos

KPU Minta Polisi Lacak Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 02:21 WIB

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos, KPU Lapor Cyber Crime Polri

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos, KPU Lapor Cyber Crime Polri

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 02:13 WIB

Andi Arief Hapus Tweet soal 7 Kontainer Surat Suara yang Sudah Dicoblos

Andi Arief Hapus Tweet soal 7 Kontainer Surat Suara yang Sudah Dicoblos

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 01:21 WIB

Cek ke Bea Cukai soal 7 kontainer Surat Suara Dicoblos, KPU: Itu Bohong

Cek ke Bea Cukai soal 7 kontainer Surat Suara Dicoblos, KPU: Itu Bohong

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 01:16 WIB

Terkini

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:50 WIB

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Jawa Tengah | Minggu, 27 September 2026 | 11:46 WIB

×