Tunggak Biaya Persalinan, Bayi Kembar Yulita Ditahan RS Malaysia

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 06 Januari 2019 | 14:37 WIB
Tunggak Biaya Persalinan, Bayi Kembar Yulita Ditahan RS Malaysia
Yulita, warga Aceh memeluk satu dari dua bayi kembarnya. (Istimewa/portalsatu.com)

Suara.com - Satu dari dua bayi kembar yang dilahirkan Yulita (26) dikabarkan ditahan lantaran tak mampu membayar biaya persalinan di Rumah Sakit Ampang, Selangor, Malaysia.

Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman alias Haji Uma menyampaikan, kabar miris itu diperoleh dari warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia. Kabar itu disampaikan melalui staf ahlinya, Muhammad Daud via pesan WhatsApp.

Menurutnya, alasan rumah sakit tersebut menahan bayi karena Yulita dan suaminya, Ranjani (34) masih menunggak biaya persalian sebesar 19 ribu ringgit Malaysia.

"Dari informasi yang kita peroleh, satu dari dua bayi kembar tersebut telah dapat dikeluarkan beberapa waktu sebelumnya dengan membayar sejumlah uang kepada pihak rumah sakit. Untuk bayi yang saat ini masih tertahan, setelah ada bantuan dari sejumlah warga Aceh di sana, biaya masih kurang sekitar 19.000 Ringgit Malaysia," ungkap Haji Uma seperti diwartakan Portalsatu.com--jaringan Suara.com, kemarin.

Menurutnya, jumlah biaya untuk dapat mengeluarkan bayi pasangan suami-istri warga Aceh ini sangat besar dan jauh dari biasanya saat membantu warga Aceh di Malaysia. Karena itu Haji Uma mengharapkan masyarakat terutama pemerintah bisa membantu melunasi biaya persalinan satu dari dua anak kembar pasutri tersebut.

"Saya sudah berkomunikasi dengan Wakil Bupati Nagan Raya dan Baitul Mal Aceh, agar kiranya masalah ini dapat kita pikirkan bersama. Secara moral saya tidak bisa balik badan walau dengan kondisi tidak mampu, karena itu berbagai upaya kita tempuh termasuk mengajak pihak lain guna membantu, termasuk Gubernur dan Pemprov Aceh," kata dia.

Haji Uma berharap hal ini mendapat tanggapan berbagai pihak sehingga secara bersama-sama dapat saling membantu warga asal Aceh itu supaya satu bayinya bisa dibawa ke rumah mereka. Karena jika tidak, beban biaya yang harus ditanggung akan semakin bertambah karena akan terhitung biaya setiap harinya selama bayi dimaksud masih di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Ini Alasan Nikita Mirzani Unggah Foto USG Orang Lain

Ternyata Ini Alasan Nikita Mirzani Unggah Foto USG Orang Lain

Entertainment | Selasa, 30 Oktober 2018 | 12:27 WIB

Catat, Ini Perbedaan Bayi Kembar Identik dan Kembar Tak Identik

Catat, Ini Perbedaan Bayi Kembar Identik dan Kembar Tak Identik

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 16:15 WIB

Air Ketuban Pecah, Bayi Kembar Ini Lahir Prematur

Air Ketuban Pecah, Bayi Kembar Ini Lahir Prematur

Health | Senin, 10 September 2018 | 20:00 WIB

Lahir Di Mobil Sejuta Umat, 3 Bayi Kembar Ini Diberi Nama Avanza

Lahir Di Mobil Sejuta Umat, 3 Bayi Kembar Ini Diberi Nama Avanza

Otomotif | Selasa, 04 September 2018 | 19:45 WIB

Bayi Kembar Ini Lahir di Tahun yang Berbeda, Kok?

Bayi Kembar Ini Lahir di Tahun yang Berbeda, Kok?

Health | Kamis, 04 Januari 2018 | 06:31 WIB

Terkini

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB