Soal Penetapan Panelis Jelang Debat, Fahri: Ngapain Saja KPU 4-5 Tahun Ini?

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 07 Januari 2019 | 13:59 WIB
Soal Penetapan Panelis Jelang Debat, Fahri: Ngapain Saja KPU 4-5 Tahun Ini?
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. [Dok. DPR RI]

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tidak mempersiapkan panelis debat sejak awal secara matang. Alhasil publik tidak memahami dasar dari keputusan KPU memilih enam panelis untuk debat sesi pertama.

Fahri mengatakan, seharusnya KPU RI sudah mempersiapkan siapa saja yang menjadi panelis begitu Surat Keputusan (SK) yang terkait keluar. Terlebih sudah ada undang-undang yang mengatur soal syarat panelis sehingga KPU bisa menggodoknya jauh-jauh hari.

"Harusnya panelis itu digodok dari awal. Ngapain saja KPU sudah 4-5 tahun ini? Kan harusnya begitu SK keluar, dia langsung kerja. UU kan 2017, harusnya begitu ada UU langsung mulai kerja. Ini nggak disiapkan dari awal," kata Fahri di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (7/1/2019).

Oleh sebab itu, Fahri menilai peran penting panelis akan hilang karena tidak dipersiapkan sejak awal. Belum lagi ketidaksiapan itu membuat KPU menjadi asal pilih panelis dan malah diprotes khalayak lantaran salah satu panelis yang dipilih KPU dinilai tidak akan netral selama debat berlangsung.

Hal itu tertuju pada mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto yang dulu sempat menjadi tim sukses Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat masih berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pilkada DKI 2017 silam.

"Akhirnya comot-comot jadi kontroversi, akhirnya peran panelis dihilangkan, jadilah ini nanti kaya cerdas cermat. Kalau di kampung saya cerdas tangkas. Sejak SMP saya sudah cerdas tangkas. Masa mau jadi presiden cerdas tangkas lagi?," pungkasnya.

Untuk diketahui, KPU telah menetapkan enam panelis debat sesi pertama. Sebelumnya ada dua nama panelis yang juga masuk ke dalam daftar yakni mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjodjanto dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo.

Namun dikarenakan banyak pihak yang melayangkan protes dengan masuknya Bambang dan Adnan ke dalam daftar panelis, akhirnya KPU hanya menetapkan enam panelis yang akan bertugas pada sesi debat pertama pada 17 Januari mendatang.

Adapun nama-nama panelis tersebut ialah Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (Ahli Tata Negara), Prof Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Prof Bagir Manan (Mantan Ketua MA), Margarito Kamis (Ahli Tata Negara), dan Agus Rahardjo (Ketua KPK).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kandidat Dapat Kisi-kisi, Debat KPU Dianggap Seperti Cerita Sinetron

Kandidat Dapat Kisi-kisi, Debat KPU Dianggap Seperti Cerita Sinetron

News | Senin, 07 Januari 2019 | 13:52 WIB

Pengamat Sebut Kisi-kisi Pertanyaan Debat Capres Untungkan Jokowi - Ma'aruf

Pengamat Sebut Kisi-kisi Pertanyaan Debat Capres Untungkan Jokowi - Ma'aruf

News | Senin, 07 Januari 2019 | 12:54 WIB

Paslon Dapat Kisi-kisi Sebelum Debat, Fahri Hamzah Sesalkan Keputusan KPU

Paslon Dapat Kisi-kisi Sebelum Debat, Fahri Hamzah Sesalkan Keputusan KPU

News | Senin, 07 Januari 2019 | 11:56 WIB

Sandiaga Sebut Masyarakat Pedesaan Tak Mengerti Visi Misi Jokowi

Sandiaga Sebut Masyarakat Pedesaan Tak Mengerti Visi Misi Jokowi

News | Senin, 07 Januari 2019 | 01:35 WIB

Banyak Kampanye Gimmick, KPU Dikritik Batalkan Penyampaian Visi Misi Capres

Banyak Kampanye Gimmick, KPU Dikritik Batalkan Penyampaian Visi Misi Capres

News | Senin, 07 Januari 2019 | 00:30 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×