Belum Dapat Surat, Bawaslu Enggan Komentari Rencana Aksi Putihkan Jakarta

M. Reza Sulaiman, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 15 Januari 2019 | 23:58 WIB
Belum Dapat Surat, Bawaslu Enggan Komentari Rencana Aksi Putihkan Jakarta
Anggota Bawaslu RI Muhammad Afifudin menjelaskan Bawaslu belum mendapat surat resmi terkait rencana Putihkan Jakarta oleh pendukung Prabowo. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Bawaslu RI belum bisa berkomentar terkait rencana relawan Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga yang akan berkampanye dengan tagline Putihkan Jakarta pada Sabtu, 2 Feberuari mendatang. Pasalnya, Bawaslu RI belum menerima surat pemberitahuan terkait dengan adanya rencana tersebut.

Anggota Bawaslu RI Muhammad Afifudin menjelaskan pihak Bawaslu belum mengetahui persis jenis kegiatan kampanye yang akan dilakukan oleh relawan Prabowo - Sandiaga itu.

"Kami belum menerima surat juga jadi ya kita lihat saja nanti. Karena ini juga belum terjadi, belum ada informasi apapun ke kami secara formal jadi kami belum bisa komentar detail," kata Afifudin di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).

Afifudin kemudian menjelaskan bahwa kalau acara kampanye dengan melibatkan massa besar juga dihadiri Capres - Cawapresnya bisa disebut sebagai kampanye rapat umum. Namun kampanye rapat umum itu sedianya baru bisa dilaksanakan dari 24 Maret hingga 13 April 2019.

Kalau pihak Bawaslu RI sudah mendapatkan informasi terkait dengan acara yang akan digelar pada 2 Februari nanti itu termasuk kepada kampanye rapat umum, tentu Bawaslu RI akan mencegah guna menghindari pelanggaran pemilu.

"Jika kami tahu, kami enak melakukan pencegahan termasuk advice biar nggak ada yang melanggar karena pencegahan merupakan kewenangan yang kita lakukan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Relawan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang tergabung dalam Roemah Djoeang akan melakukan aksi memutihkan jalan Ibu Kota DKI Jakarta pada Sabtu 2 Februari mendatang.

Nantinya, aksi tersebut akan bertajuk Jalan Sehat dan Reuni Akbar sebagai bentuk kampanye dukungan terhadap pasangan Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019.

Sekretaris Jendral Roemah Djoeang, Tino Rahardian menargetkan acara tersebut akan dihadiri 50 ribu orang pendukung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Endus Pelanggaran Pidato Visi Misi Capres, Bawaslu Terkendala KPU

Endus Pelanggaran Pidato Visi Misi Capres, Bawaslu Terkendala KPU

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 22:01 WIB

Awasi Penyebaran Hoaks di Medsos, Bawaslu Libatkan BIN dan BSSN

Awasi Penyebaran Hoaks di Medsos, Bawaslu Libatkan BIN dan BSSN

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 21:36 WIB

Bawaslu Minta KPU Segera Tetapkan Oesman Sapta Odang jadi Caleg DPD

Bawaslu Minta KPU Segera Tetapkan Oesman Sapta Odang jadi Caleg DPD

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 21:18 WIB

Bawaslu Minta KPU Segera Masukkan OSO ke Daftar Calon Tetap DPD RI

Bawaslu Minta KPU Segera Masukkan OSO ke Daftar Calon Tetap DPD RI

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 19:16 WIB

Bawaslu: Pose Satu Jari Wali Kota Bima Arya Bukan Kampanye

Bawaslu: Pose Satu Jari Wali Kota Bima Arya Bukan Kampanye

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 12:19 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×