Prabowo Mau Gaji Kepala Daerah Besar, Rp 8 Juta Sebulan Terlalu Kecil

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari
Prabowo Mau Gaji Kepala Daerah Besar, Rp 8 Juta Sebulan Terlalu Kecil
Debat capres - cawapres sesi pertama. (Suara.com/Muhaimin)

Prabowo pun mengusulkan dalam kampanye calon kepala daerah tidak perlu membayar biaya kampanye di TV. Sebab televisi di Indonesia dimiliki publik.

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menaikkan gaji kepala daerah agar biaya politik Pemilihan Kepala Daerahh berbiaya rendah. Prabowo menyebut gaji kepala daerah saat ini masih terlalu kecil.

Prabowo ditanya soal cara agar biaya politik rendah dan murah dalam debat capres - cawapres. Prabowo menilai perlu langkah kongkret, praktis dan segera.

"Bagaimana gubernur gajinya Rp 8 juta, dia memimpin Provinsi Jawa Jengah yang besarnya lebih besar dari Malaysia. Kita harus segera berani melakukan terobosan, penghasilan pejabat publik besar," kata Prabowo.

Prabowo pun mengusulkan dalam kampanye calon kepala daerah tidak perlu membayar biaya kampanye di TV. Sebab televisi di Indonesia dimiliki publik.

"T V ini punya rakyat, jadi nggak usah bayar," kata Prabowo.

Pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin dan pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mengikuti debat pertama di Bidakara Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

Debat capres - cawapres itu dihadiri oleh petinggi partai politik. Dalam debat capres - cawapres itu, Prabowo - Sandiaga mengenakan pakaian jas biru dongker plus dasi merah dan celana biru dongker serta peci. Sementara Jokowi - Maruf Amin mengenakan pakaian serta putih. Khusus Maruf Amin mengenakan sarung.

Debat pertama mengusung tema soal hukum, hak asasi manusia (HAM), tindak pidana korupsi, dan tindak pidana terorisme. Moderator debat adalah Ira Koesno dan Imam Priyono.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS