Fakta Baru di Balik Penyelundupan Mobil Mewah Asal Singapura di Batam

Bangun Santoso

Kamis, 24 Januari 2019 | 13:16 WIB
Fakta Baru di Balik Penyelundupan Mobil Mewah Asal Singapura di Batam
Aparat TNI saat menjaga barang bukti mobil mewah selundupan di gudang penyimpanan. (Batamnews.co.id)

Suara.com - Fakta-fakta seputar penyelundupan tiga unit mobil mewah yang digagalkan di Batam memantik perhatian. Penyelundupan mobil mewah klasik itu berhasil digagalkan aparat TNI dari Lantamal IV. Oleh pelaku, mobil asal Singapura itu rencananya akan selundupkan ke Jakarta via Batam.

Karyawan jasa ekspedisi PT Batam Trans Persada, tempat kontainer barang selundupan ini berada kaget. Mereka tak menduga bakal dikelabui oleh oknum berinisial LT.

Seorang karyawan jasa ekspedisi yang tidak mau namanya ditulis mengatakan, awalnya dirinya menerima barang dalam bungkus boks kayu. Kepada dirinya, LT mengatakan, boks tersebut berisi spare part kendaraan.

"Pertama masuk ke gudang, ketiga mobil itu dikemas dengan boks yang diangkut lori, dia (LT) ngakunya itu spare part," ungkap karyawan itu seperti dilansir dari Batamnews.co.id, Kamis (24/1/2019).

Info yang didapat dari pengakuan salah satu karyawan di gudang PT Batam Trans, tiga unit mobil mewah asal Singapura itu sebenarnya sudah dua minggu ditempatkan atau dititipkan ke gudang oleh LT.

Belakangan diketahui, LT ternyata salah satu pengurus atau orang kepercayaan di PT Batam Trans Persada. Ia bukan pemilik mobil mewah asal Singapura itu.

Salah satu pengawas gudang sempat bertanya ke LT. Pengawas tersebut mengurus penyewaan kontainer untuk menyimpan ketiga mobil selundupan itu.

Namun, pengawas tersebut sungkan bertanya lebih jauh isi dari boks kontainer tersebut. Sebab, LT termasuk orang dekat bos atau pemilik perusahaan jasa ekspedisi itu.

"Sebab LT sendiri merupakan pengurus di PT Batam Trans, orang kepercayaan bos lah. Makanya saya tak berani tanya detail ataupun minta surat tanda terima barang. Tapi selain LT, biasanya kami minta surat tanda terima barang masuk, kalau ada barang masuk ke gudang," tuturnya.

baca juga

Karyawan PT Batam Trans Persada yang menerima penyewaan kontainer dan penitipan mobil ini mengaku kaget, setelah dua minggu barang dititipkan aparat kemudian datang menggeledah lokasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setiap Tahun, 10 Ribu Orang Indonesia Berobat Ke Singapura

Setiap Tahun, 10 Ribu Orang Indonesia Berobat Ke Singapura

Health | Rabu, 23 Januari 2019 | 19:13 WIB

Nonton BTS, 5 Gaya Andre Taulany dan Keluarga di Singapura Kece Badai

Nonton BTS, 5 Gaya Andre Taulany dan Keluarga di Singapura Kece Badai

Lifestyle | Rabu, 23 Januari 2019 | 20:05 WIB

Terbongkar Modus Penyelundupan Mobil Mewah di Batam

Terbongkar Modus Penyelundupan Mobil Mewah di Batam

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 17:43 WIB

Batam Berpotensi Saingi Singapura Jika Hal Ini Dilakukan

Batam Berpotensi Saingi Singapura Jika Hal Ini Dilakukan

Bisnis | Selasa, 22 Januari 2019 | 10:06 WIB

Kembali, Hyundai Kona Terpilih Sebagai Produk Penting

Kembali, Hyundai Kona Terpilih Sebagai Produk Penting

Otomotif | Kamis, 17 Januari 2019 | 08:25 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB