Kubu Prabowo Tak Khawatir dengan 2 Moderator Debat Capres Kedua Pilihan KPU

Ade Indra Kusuma, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 26 Januari 2019 | 05:53 WIB
Kubu Prabowo Tak Khawatir dengan 2 Moderator Debat Capres Kedua Pilihan KPU
Debat capres - cawapres sesi pertama. (Suara.com/Muhaimin)

Suara.com - Kubu Prabowo Tak Khawatir dengan 2 Moderator Debat Capres Kedua Pilihan KPU.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan dua moderator yakni Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki untuk bertugas pada debat kedua capres - cawapres kedua. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga mengaku tidak khawatir meskipun keduanya merupakan pembawa acara berita stasiun televisi yang tergabung dalam MNC Group. 

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa pihaknya mempercayai MNC Group akan menjunjung tinggi profesionalitas serta independensi saat terlibat dalam debat capres - cawapres. Seperti diketahui pemilik MNC Group ialah Hary Tanoesoedibjo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Perindo. Partai Perindo sendiri merupakan partai pendukung Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. 

"Engga (khawatir) kami mempercayakan itu ke teman media, tentu teman media tidak ingin menghancurkan reputasi mereka," kata Dahnil di Prabowo - Sandiga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2019).

Terkait dengan keputusan KPU memilih dua moderator tersebut, Dahnil mengatakan bahwa pihaknya tidak masalah. Pasalnya, keputusan KPU itu juga merupakan hasil rundingan bersama masing-masing tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden. 

Namun hal itu tidak mengurangi kewaspadaan pihaknya. Dahnil menegaskan bahwa pihaknya tetap akan mengawasi kenetralitasan keduanya selama debat berlangsung. 

"Nggak ada masalah karena itu kan sudah disepakati. Moderator selebihnya adalah wewenang KPU kalau moderator harus sepakat kedua pihak," ujarnya. 

"Saya pikir mereka tidak ingin merobohkan independensi dan netralitas. Dan kita mengawasi apakah mereka netral apa tidak netral," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum menetapkan Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki sebagai moderator debat sesi kedua Pilpres 2019.

baca juga

Hal itu ditetapkan KPU berdasarkan rapat bersama dengan dua perwakilan tim kampanye perserta pilpres, Jumat (25/1/2019).

Ketua KPU Arief Budiman menuturkan, Tommy dan Anisha telah disetujui oleh kedua perwakilan tim kampanye, baik kubu Jokowi – Maruf Amin maupun Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Najwa Shihab Tak Masuk, Ini 2 Moderator Debat Kedua Pilpres 2019

Najwa Shihab Tak Masuk, Ini 2 Moderator Debat Kedua Pilpres 2019

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 17:15 WIB

Timses Prabowo Minta KPU Kurangi Jumlah Undangan Debat Kedua

Timses Prabowo Minta KPU Kurangi Jumlah Undangan Debat Kedua

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 16:04 WIB

KPU Tentukan Moderator Debat Capres Sesi Kedua Hari Ini

KPU Tentukan Moderator Debat Capres Sesi Kedua Hari Ini

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 13:36 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×