Amerika Serikat Membeku, Suhu Lebih Dingin dari Antartika

Bangun Santoso

Jum'at, 01 Februari 2019 | 12:26 WIB
Amerika Serikat Membeku, Suhu Lebih Dingin dari Antartika
Pemandangan es menutupi garis pantai Danau Erie dengan garis langit Cleveland di belakang saat fenomena "polar vortex" di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, Kamis (31/1/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Aaron Josefczyk

Suara.com - Sejumlah kota di kawasan tengah barat Amerika Serikat dilanda cuaca ala kutub yang menyebabkan suhu menembus minus 54 derajat Celsius. Sebagian wilayah Negeri Paman Sam itu pun membeku bak cerita film The Day After Tomorrow yang dibintangi aktor Jake Gyllenhaal.

Di Kota Chicago, misalnya, temperatur mencapai minus 30 derajat celsius. Bahkan, temperatur di sebuah kota kecil di Negara Bagian North Dakota menyentuh minus 54 derajat Celsius demikian seperti dikutip dari laman BBC.

Cuaca luar biasa dingin ini berdampak kepada 250 juta warga AS. Sedikitnya tujuh orang meninggal dunia dan ratusan sekolah terpaksa ditutup.

Salju diperkirakan akan jatuh di sepanjang kawasan Great Lakes hingga New England di bagian pesisir timur AS. Ketinggian salju di Negara Bagian Wisconsin, misalnya, diestimasi akan mencapai 60 centimeter.

Status darurat telah diberlakukan di sejumlah negara bagian, seperti Wisconsin, Michigan, dan Illinois hingga di daerah selatan yang biasanya lebih hangat seperti di Alabama dan Mississippi.

"Ini mungkin saat bersejarah," kata Ricky Castro, ahli meteorologi dari National Weather Service (NWS) di Illinois seperti dikutip dari BBC.

NWS memperingatkan masyarakat bahwa mati rasa bakal terjadi hanya dengan menghabiskan 10 menit di luar ruangan.

Sejauh ini Grand Forks di North Dakota mencatat suhu terendah pada Rabu (30/1) pagi, yaitu minus 54 derajat Celsius.

Pada akhir pekan ini, sebanyak 20 juta orang di daratan AS diperkirakan akan mengalami suhu minus 28 derajat Celsius atau lebih rendah.

baca juga

Korban Meninggal Dunia

Pemandangan dari sebuah jalan yang ditutup saat fenomena "polar vortex" di Buffalo, New York, Amerika Serikat, Kamis (31/1/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Lindsay DeDario
Pemandangan dari sebuah jalan yang ditutup saat fenomena "polar vortex" di Buffalo, New York, Amerika Serikat, Kamis (31/1/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Lindsay DeDario

Pada Rabu (30/1), dua warga Michigan ditemukan meninggal dunia di kawasan permukiman mereka, sebagaimana dilaporkan kantor berita Associated Press.

Salah seorang di antara mereka, menurut aparat, mengalami disorientasi dan berjalan di tengah cuaca ekstrem tanpa busana yang mampu menahan dingin.

Sehari sebelumnya, pria berusia 55 tahun ditemukan meninggal dalam kondisi membeku di Milwaukee, Wisconsin. Bagian forensik menyatakan orang tersebut "tampaknya kolaps setelah menyekop salju".

Di Pekin, Illinois, NBC News melaporkan seorang pria berusia 82 tahun meninggal akibat hipotermia di luar rumahnya.

Kemudian, seorang pria berusia 75 tahun tewas akibat terkena kendaraan penyekop salju. Insiden ini tengah diinvestigasi, sebut WGN9 News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Diklaim Tumbuh, Lego Berencana Tambah Gerainya di China

Penjualan Diklaim Tumbuh, Lego Berencana Tambah Gerainya di China

Bisnis | Jum'at, 01 Februari 2019 | 08:28 WIB

Dikemas Jadi Tisu Basah, Ganja Cair Asal Amerika Beredar di Tangerang

Dikemas Jadi Tisu Basah, Ganja Cair Asal Amerika Beredar di Tangerang

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 17:35 WIB

Detik-detik Kereta Komuter Melintas di Jalur yang Terbakar Api

Detik-detik Kereta Komuter Melintas di Jalur yang Terbakar Api

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 13:28 WIB

Trump akan Bertemu Kim Jong Un Akhir Februari, Lokasinya Masih Rahasia

Trump akan Bertemu Kim Jong Un Akhir Februari, Lokasinya Masih Rahasia

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 11:26 WIB

Terkini

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB