Heboh Propaganda Rusia, Jokowi dan TKN Dilaporkan ke Bawaslu

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 06 Februari 2019 | 14:53 WIB
Heboh Propaganda Rusia, Jokowi dan TKN Dilaporkan ke Bawaslu
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Calon Presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Jokowi dilaporkan atas dugaan pelangggaran Pemilu terkait pernyataannya soal 'Propaganda Rusia'.

Anggota Advokat Peduli Pemilu, Mohamad Taufiqurrahman, yang melaporkan Jokowi ke Bawaslu. Taufiqurrahman menilai pernyataan Jokowi yang menyebutkan adanya salah satu tim sukses yang menggunakan propoganda Rusia adalah kabar bohong atau hoaks. Pernyataan Jokowi itu, kata dia, patut diduga sebagai bentuk kampanye hitam.

Selain Jokowi, dalam laporannya Taufiqurrahman juga menyertakan sejumlah nama pihak-pihak yang diduga terlibat dalam menyebarkan kabar bohong tersebut. Di antaranya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Arsul Sani, Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto, dan Jubir TKN Ace Hasan Syadzily.

"Mereka patut diduga melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf c dan d Jo. Pasal 521 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu," ujar Taufiqurrahman saat dihubungi Suara.com, Rabu (6/2/2019).

Dalam laporan itu, Taufiqurrahman menyebut pihaknya juga membawa sejumlah barang bukti untuk memperkuat laporannya. Barang bukti yang dibawa, yakni berupa print out ihwal pernyataan keempat terlapor di media dan video pernyataan Jokowi soal propoganda Rusia.

"Sekarang masih di proses di sentra Gakkumdu," imbuhnya.

Sebelumnya Jokowi kembali menyindir soal propaganda Rusia yang tengah dipraktikkan dalam Pemilihan Presiden 2019. Jokowi menyebut ada tim sukses yang tengah menjalani propaganda tersebut.

Propaganda Rusia sendiri merupakan teori propaganda dengan cara menyebarkan kebohongan sebanyak-banyaknya sehingga membuat masyarakat menjadi ragu menentukan pilihan.

"Problemnya, ada tim sukses yang menyiapkan sebuah propaganda Rusia. Setiap saat selalu mengeluarkan semburan fitnah. Setiap saat selalu mengeluarkan semburan dusta dan hoaks,” kata Jokowi saat bertemu dengan ribuan pendukungnya di pelataran Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Sofyan Djalil Minta Tunjangan Kinerja Dinaikkan, Ini Jawaban Jokowi

Menteri Sofyan Djalil Minta Tunjangan Kinerja Dinaikkan, Ini Jawaban Jokowi

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 14:19 WIB

Target Terpenuhi, Menteri Sofyan Djalil Minta Jokowi Naikkan Tunjangan

Target Terpenuhi, Menteri Sofyan Djalil Minta Jokowi Naikkan Tunjangan

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 14:00 WIB

Jokowi - Maruf Amin Akan Rebut 18 Persen Suara Swing Voters

Jokowi - Maruf Amin Akan Rebut 18 Persen Suara Swing Voters

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 13:32 WIB

Soal Propaganda Rusia, Politisi PAN Luruskan Pernyataan Jokowi

Soal Propaganda Rusia, Politisi PAN Luruskan Pernyataan Jokowi

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 12:58 WIB

Sambil Tertawa, Fahri Hamzah: Mungkin Jokowi Nikmati Elektabilitasnya Jatuh

Sambil Tertawa, Fahri Hamzah: Mungkin Jokowi Nikmati Elektabilitasnya Jatuh

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 12:55 WIB

Terkini

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:26 WIB

×