Sandiaga: Kalau Tol Trans Jawa Mahal Berarti Ada Keterlambatan Ekonomi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 13 Februari 2019 | 18:28 WIB
Sandiaga: Kalau Tol Trans Jawa Mahal Berarti Ada Keterlambatan Ekonomi
Cawapres Sandiaga Uno (Suara.com/Ria Rizki Nirmala)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menganggap ada keterlambatan ekonomi, sehingga masyarakat mengeluh terkait mahalnya tarif tol Trans Jawa karena. Hal ini disampaikan Sandiaga saat menanggapi pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang meminta masyarakat untuk tidak menggunakan jalan tol jika tarifnya dirasa mahal.

Sandiaga mengatakan jika pemerintah mendapat keluhan dari masyarakat, berarti tol Trans Jawa tidak meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia mengatakan sebuah jalan tol dibangun pemerintah bertujuan untuk membantu kehidupan masyarakat.

"Kalau sekarang dirasakan oleh masyarakat jalan tol itu mahal berarti ada kelambatan ekonomi, ada harapan dari masyarakat bahwa jalan tol yang hadir itu justru dikhususkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Sandiaga saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Sandiaga mengklaim tak ingin mengambil kesempatan di masa kampanye untuk menjelek-jelekan pemerintah.

Mantan Wagub DKI Jakarta ini memastikan apabila dirinya bersama Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terpilih di Pilpres 2019, pembangunan infrastruktur akan fokus berdampak kepada masyarakat.

"Saya tidak ingin karena sekarang ini kita lagi kampanye (kemudian) menjelek-jelekan jalan tol. Jalan tol perlu, tapi yang harus kita lakukan ke depan adalah juga membangun infrastruktur yang berdampak langsung ke masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat tidak usah menggunakan tol Trans Jawa jika tarif yang dipatok dinilai mahal. JK mengatkan mahalnya tarif tol Trans Jawa disebabkan investasi yang dilakukan pemerintah dalam membangun jalan bebas hambatan tersebut juga tinggi.

"Karena investasinya memang mahal, tapi itu (mahal) kalau jarak jauh. Kalau tidak mau merasa mahal, jalan biasa saja," ujar Wapres JK seperti dilansir Antara, Selaa (12/2/2019).

"Tapi (jalan tol) itu alternatif dari kecepatan, dia memang mahal tapi cepat," JK menambahkan.

baca juga

Wapres kembali menegaskan bahwa masyarakat diberi pilihan untuk menggunakan jalan tol atau jalan alternatif. Tidak ada paksaan dari pemerintah agar masyarakat harus menggunakan jalan bebas hambatan.

"Jadi tergantung mau pilih yang mana, mau murah atau mau cepat, semua ada harganya. Kalau mau pilih cepat ya mungkin delapan jam bisa sampai Surabaya. Tapi kalau mau pakai jalan biasa, mungkin butuh 12 jam," kata JK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Surat Maaf Subkhan: Saya Nangis di Depan Sandiaga Cuma Setingan Hoax

Viral Surat Maaf Subkhan: Saya Nangis di Depan Sandiaga Cuma Setingan Hoax

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 18:08 WIB

Dukung Sandiaga, Alumni Pangudi Luhur: Tak Mungkin Anak PL Dukung Jokowi

Dukung Sandiaga, Alumni Pangudi Luhur: Tak Mungkin Anak PL Dukung Jokowi

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 17:20 WIB

Larang Massa Anti Jokowi Lewat Jalan Tol, Mendagri: Wali Kota Semarang Izin

Larang Massa Anti Jokowi Lewat Jalan Tol, Mendagri: Wali Kota Semarang Izin

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 14:42 WIB

Hakim Pose Dua Jari Viral, Sandiaga Ungkit Kepala Daerah Pose Satu Jari

Hakim Pose Dua Jari Viral, Sandiaga Ungkit Kepala Daerah Pose Satu Jari

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 14:08 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×