Timses Prabowo Minta Bawaslu Menyimpulkan Pemicu Keributan di Lokasi Debat

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 20 Februari 2019 | 22:14 WIB
Timses Prabowo Minta Bawaslu Menyimpulkan Pemicu Keributan di Lokasi Debat
Direktur Materi Debat Pasangan Calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said, menyayangkan masif beredar tabloid Indonesia Barokah. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Sudirman Said menilai pendukung Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) yang hadir saat debat kedua Pilpres 2019 mengganggu jalannya debat. Tetapi Sudirman enggan menyatakan kalau hal tersebut menjadi pemicu keributan antara timses Jokowi dengan timses Prabowo Subianto.

"Biarkan Bawaslu menyimpulkan. Tapi saya rasa sekarang gampang banget menemukan jejak digital tidak hanya gambar tapi juga video untuk Bawaslu melihat," kata Sudirman di Jalan Adityawarman, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

Sudirman menyayangkan kurang tertibnya para pendukung Jokowi di debat. Ia menyebut keramaian para pendukung berdampak kurang baik kepada penyiaran debat secara langsung dari televisi.

"Jumlah yang hadir yang tidak tertib yang kemarin sudah dibicarakan terutama dari paslon 01 itu bukan hanya mengganggu suasana dalam tapi juga suasana ditelevisi yang menjadi hak masyarakat," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan kepada KPU untuk mengurangi jumlah undangan yang bisa menyaksikan langsung ke dalam area debat. Selain itu, dirinya juga tidak ingin kalau ada persepsi miring dari masyarakat soal ketidaknetralan para menteri yang hadir.

"Kita hanya mengusulkan 30 orang masing-masing pasangan dan KPU tidak perlu ngundang banyak-banyak orang," ujarnya.

"Menimbulkan prasangka kan yang diundang para menteri-menteri kemudian akhirnya seolah-olah menteri mendukung 01 padahal belum tentu kan. Menteri kan pejabat negara yang netral," pungkasnya.

Sebelumnya Anggota Dewan Pertimbangan Badan Pemenangan (BPN) Prabowo - Sandiaga Uno, Fadli Zon membenarkan ada kericuhan disela sela debat Capres putaran kedua yang digelar di hotel Sultan, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Fadli menyebut kericuhan tersebut berawal dari para pendukung Paslon Capres 01 yang membawa atribut supporter ke dalam arena debat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Bantah Sudirman Said Soal Pertemuan Rahasia dengan Bos Freeport

Jokowi Bantah Sudirman Said Soal Pertemuan Rahasia dengan Bos Freeport

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 21:56 WIB

Alasan Fadli Zon Ke Tambaklorok, Tak Percaya Jokowi Datang dengan Sopir

Alasan Fadli Zon Ke Tambaklorok, Tak Percaya Jokowi Datang dengan Sopir

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 20:46 WIB

Fadli Zon ke Tambaklorok, Nelayan: Warga Tak Seramai Pas Jokowi Datang

Fadli Zon ke Tambaklorok, Nelayan: Warga Tak Seramai Pas Jokowi Datang

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 20:34 WIB

Keuntungan Lahan Prabowo untuk Modal Jokowi di Pilgub 2012? PDIP: Ngawur!

Keuntungan Lahan Prabowo untuk Modal Jokowi di Pilgub 2012? PDIP: Ngawur!

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 19:54 WIB

Terkini

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB