Singgung Kebocoran, Prabowo: Indonesia Lebih Liberal dari Mbahnya Liberal

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 03 Maret 2019 | 13:44 WIB
Singgung Kebocoran, Prabowo: Indonesia Lebih Liberal dari Mbahnya Liberal
Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mempunyai bukti jika adaya kebocoran anggaran Indonesia. Bahkan Menurut Prabowo, bukti kebocoran tersebut sudah diakui pemerintahan Jokowi - JK dengan pernyataan menteri keuangan di Kabinet Indonesia Kerja mengatakan kekayaan warga negara Indonesia di luar negeri sekian ribu triliun rupiah.

Lalu Presiden Jokowi membuat kebijakan tax amnesty yang diharapkan uang warga Indonesia tersebut bisa kembali ke dalam negeri. Prabowo juga menilai Indonesia sangat liberal karena banyak hasil kekayaan alamnya justru dibawa ke luar negeri padahal modal dan sumbernya dari dalam negeri.

"Indonesia ini lebih liberal dari mbahnya liberal. Kekayaan alam ada di kita, orang mau usaha modalnya dari bank pemerintah kemudian mendapat untung hasilnya dijual ke luar negeri, dan keuntungannya tidak balik ke Indonesia," kata Prabowo dalam acara konsolidasi nasional Aliansi Pencerah Indonesia (API) di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Karena itu dia mengaku geram melihat keadaan Indonesia sekarang terutama kepada para elite-elite yang memang sengaja membiarkan kebocoran itu terjadi. Prabowo menyatakan kebocoran anggaran itu mengalir ke luar negeri. Prabowo menyatakan semestinya cadangan devisa Indonesia surplus sampai 375 miliar dolar Amerika Serikat.

"Namun kenyataannya hanya 100 miliar dolar," kata Prabowo.

Prabowo pun menilai tugas eksekutif untuk menghentikan kebocoran tersebut dan dirinya berjanji akan menghentikannya apabila mendapatkan mandat dari rakyat di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Tapi prabowo menilai pemerintah sudah gagal.

"Kalau nahkoda tidak mengerti kapalnya sudah bocor, maka itu berbahaya. Saya berkali-kali mengatakan hal ini," ujarnya.

Dia mengatakan sudah menguraikan adanya kebocoran anggaran tersebut dalam bukunya berjudul Indonesia Paradoks. Prabowo mengaku sering diejek bahwa ungkapannya terkait kebocoran itu sebagai bentuk pesimisme namun itu adalah fakta yang harus diungkap.

"Kapal kita sedang bocor, boleh Prabowo diejek, dibilang pesimis, namun ini fakta. Nanti setelah saya dilantik saya akan membentuk tim, untuk mengatasi permasalahan ini," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Kapal Kita Sedang Bocor, Boleh Prabowo Diejek Dibilang Pesimis

Prabowo: Kapal Kita Sedang Bocor, Boleh Prabowo Diejek Dibilang Pesimis

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 13:31 WIB

Maruf Amin: NKRI Harga Mati,Solawat Sampai Mati, Taubat Sebelum Mati

Maruf Amin: NKRI Harga Mati,Solawat Sampai Mati, Taubat Sebelum Mati

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 13:10 WIB

Minta Prabowo Tak Perlu Serang Jokowi, Amien Rais: Wong Sudah Hancur Lebur

Minta Prabowo Tak Perlu Serang Jokowi, Amien Rais: Wong Sudah Hancur Lebur

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 12:57 WIB

Deklarasi Dukung Prabowo-Sandiaga, API Janjikan 25,7 Juta Suara

Deklarasi Dukung Prabowo-Sandiaga, API Janjikan 25,7 Juta Suara

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 12:48 WIB

Klaim Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo, PDIP: Kader Jangan Terlena

Klaim Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo, PDIP: Kader Jangan Terlena

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 10:27 WIB

Terkini

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB